TUBAN, SUARADATA.com-Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Rengel, Kabupaten Tuban menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai basis ketahanan pangan daerah.
Melalui agenda strategis yang digelar di Desa Campurejo, Kecamatan Rengel, organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama ini menegaskan komitmennya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis pertanian, Minggu (29/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kasatgaswil Patriot Ketahanan Pangan Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur, H. Deny Prasetya, bersama jajaran Forkopimka Rengel, Anggota DPRD Kabupaten Tuban H. Sigit, serta pengurus Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Tuban, H. Hamim dan H. Abdurrahman.
Dalam arahannya, Kasatgaswil Patriot Ketahanan Pangan PW GP Ansor Jawa Timur H. Deny Prasetya menekankan bahwa GP Ansor tidak lagi hanya berperan sebagai garda ideologis, tetapi juga harus menjadi kekuatan produktif di sektor riil, khususnya pertanian.
“Ansor harus mampu bertransformasi. Kader bukan hanya penjaga ulama, tetapi juga penggerak ekonomi melalui sektor pertanian. Ini bagian dari pengabdian untuk menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nahdliyin,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, GP Ansor Jawa Timur telah mencatat capaian penanaman bibit di lahan seluas 350 hektare. Untuk mendukung keberlanjutan program di Rengel, bantuan berupa hand sprayer dan benih tambahan akan segera didistribusikan dalam waktu dekat.
“Tak hanya itu, koordinasi juga dilakukan dengan pengelola Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) binaan Ansor di Desa Campurejo guna memastikan validasi data pengajuan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk hand tractor serta benih unggul varietas Inpari 32,” tambahnya.
Upaya ini semakin diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. PAC GP Ansor Rengel menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Tuban serta mendapatkan dukungan legislatif dari DPRD Tuban. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi bantuan agar tepat sasaran, terutama bagi petani kecil.
“Gerakan ini bukan sekadar seremonial. Harus terintegrasi dengan program swasembada pangan nasional. Pertanian adalah ujung tombak stabilitas ekonomi rakyat yang wajib kita jaga bersama,” tegasnya.
Melalui langkah konkret ini, GP Ansor Rengel optimistis mampu membangun ekosistem pertanian yang mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Tuban. Kader Ansor pun diharapkan tampil sebagai pelopor ketahanan pangan sekaligus penggerak utama ekonomi umat di tingkat akar rumput.
“Diharapkan kader Ansor menjadi pelopor ketahanan pangan sekaligus motor penggerak ekonomi umat di bawah panji Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.(Sal/And/Red)