Events

APBN Tuban hingga Juli 2025: Pajak Capai Rp 101,52 Miliar, Belanja Pemerintah Pusat Terserap 62 Persen

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tuban, Martina Sri Mulyani, bersama Kepala KPP Pratama Pajak Tuban, Kepala KPPBC Bojonegoro, dan Kepala BPS Tuban dalam kegiatan media briefing APBN Kabupaten Tuban.

TUBAN,SUARADATA.com-Kinerja pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kabupaten Tuban hingga 31 Juli 2025 menunjukkan capaian yang bervariasi.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tuban, Martina Sri Mulyani, bersama Kepala KPP Pratama Pajak Tuban, Kepala KPPBC Bojonegoro, dan Kepala BPS Tuban dalam kegiatan media briefing APBN Kabupaten Tuban, yang digelar di Kantor KPPN setempat, Rabu (13/8/2025).

Dalam pemaparannya, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tuban, Martina Sri Mulyani menyampaikan, dari sisi penerimaan realisasi perpajakan tercatat sebesar Rp101,52 miliar atau 25,41 persen dari target Rp399,55 miliar.

“Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp37,91 miliar (22,64 persen), Pajak Penghasilan (PPh) Rp46,19 miliar (19,91 persen), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Rp65,24 juta (108,39 persen), serta penerimaan pajak lainnya sebesar Rp17,35 miliar yang mencatat lonjakan hingga 352.750,92 persen dari target,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, dalam penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga menunjukkan kinerja positif dengan realisasi Rp25,21 miliar atau 213 persen dari target. Meskipun mengalami kontraksi 17,60 persen dibanding tahun 2024.

“Sementara itu, belanja pemerintah pusat di Tuban hingga Juli 2025 telah terserap Rp181,12 miliar atau 62 persen dari pagu Rp291,50 miliar, namun turun 26,65 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” tambahnya.

Dari sisi Transfer ke Daerah, realisasi mencapai Rp1,37 triliun atau 56 persen dari target Rp2,43 triliun. Rinciannya, Dana Bagi Hasil (DBH) tersalur Rp309,02 miliar (55 persen), Dana Alokasi Umum (DAU) Rp680,12 miliar (62 persen), dan Dana Transfer Khusus yang terdiri dari DAK Fisik masih 0 persen dari target Rp69,47 miliar.

“Untuk DAK Non Fisik, realisasi mencapai Rp207,96 miliar (51 persen), sedangkan Dana Desa sudah tersalurkan Rp173,44 miliar atau 56 persen dari pagu Rp307,05 miliar,” tegasnya.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button