EventsPendidikan

Belajar Sambil Bermain, 500 Anak TK dan RA di Jenu Ikuti Simulasi Pemadaman Api Bersama PLN Nusantara Power

Senior Manager PLN Nusantara Power, Yunan Kurniawan, saat menyerahkan Alat Pemadam Kebakaran (APAR) secara simbolis kepada perwakilan guru.


TUBAN, SUARADATA.com-
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli, PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar menggelar kegiatan edukatif bertema “Sekolah Tangguh Bencana”.

Kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 500 anak-anak dari Raudhatul Athfal (RA) dan TK se-Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, kegiatan ini diisi dengan pembagian Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan simulasi pemadaman kebakaran yang dikemas secara menyenangkan dan edukatif.

Para siswa serta guru tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari mengenal jenis-jenis alat pemadam api, belajar teknik memadamkan api menggunakan kain basah, hingga praktik langsung menggunakan APAR.

“Ini adalah bagian dari peringatan Hari Anak Nasional, sekaligus upaya kami untuk menanamkan sejak dini pemahaman tentang keselamatan dan tanggap darurat pada anak-anak,” ungkap Senior Manager PLN Nusantara Power, Yunan Kurniawan di sela kegiatan.

Yunan menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Nusantara Power yang telah rutin digelar di berbagai sekolah, khususnya TK dan RA di wilayah Tuban.

“Tahun-tahun sebelumnya sudah banyak sekolah yang kami latih. Tapi hari ini istimewa, karena kami kumpulkan ratusan anak dari berbagai RA untuk belajar bersama. Ini bentuk sinergi kami dengan masyarakat sekaligus komitmen membangun budaya sadar bencana sejak dini,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapsiagaan sekolah menghadapi bencana, secara simbolis pihak PLN membagikan 5 unit APAR kepada perwakilan sekolah.

“Ke depan, setiap sekolah yang hadir juga akan mendapat satu unit APAR guna menunjang keamanan dan edukasi di lingkungan sekolah,” tuturnya.

Tim BPBD bersama PLNU NP dan anak-anak RA saat berlatih memadamkan api.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Maftuhin Reza dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi terhadap langkah PLN Nusantara Power yang telah proaktif memperkenalkan pengetahuan kebencanaan sejak usia dini.

“Langkah ini sangat penting untuk membentuk karakter anak-anak yang tangguh dan sigap dalam situasi darurat. Ini harus menjadi contoh baik bagi instansi lain,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga memahami pentingnya keselamatan dan cara menghadapi situasi darurat secara tepat.

“Harapannya anak-anak dan juga guru yang mengikuti kegiatan ini, bisa paham dan mengambil pelajaran,” pungkasnya.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button