EventsKesehatan dan Olahraga

BPJS Kesehatan Bojonegoro Perkuat Kolaborasi dan Pelayanan, Wartawan Diminta Aktif Kawal Program JKN

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Wahyu Giyanto, saat memberikan sambutan di acara Media Gathering bersama dengan Insan Pers.

LAMONGAN, SUARADATA.com-BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro menggelar kegiatan Rekonsiliasi Iuran Peserta PPU Pemda dan Data Peserta PNS Triwulan I sekaligus Media Gathering Tahun 2026. Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan insan pers dalam mendukung keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan dari Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, serta sejumlah wartawan dari dua Kabupaten tersebut. Acara berlangsung hangat dan penuh diskusi terkait pelayanan kesehatan dan perluasan perlindungan peserta JKN di wilayah Bojonegoro dan Tuban.

Dalam sambutannya, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Wahyu Giyanto, menyampaikan, apresiasi kepada insan pers yang dinilai memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai program BPJS Kesehatan kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada teman-teman wartawan. Wartawan merupakan salah satu motor penggerak dalam menyampaikan program-program BPJS kepada masyarakat,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, berbagai capaian berhasil diraih BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro sepanjang tahun ini. Salah satunya keberhasilan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award serta menjadi daerah pertama yang memastikan seluruh petugas SPPG hingga relawannya terlindungi Program JKN.

Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga menjadi yang pertama menjalin kolaborasi dengan Koperasi Merah Putih melalui peluncuran kerja sama dengan Koperasi Desa (Kopdes) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang.

“Melalui kerja sama ini, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan akses pembayaran maupun informasi layanan BPJS Kesehatan. Semua kebutuhan masyarakat akan kami siapkan di sana,” katanya.

Wahyu juga menyoroti program yang menyasar generasi muda agar lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini.

“Saya peduli dengan anak muda. Anak muda harus sehat agar bisa mengejar mimpi-mimpinya. Karena itu kami arahkan untuk hidup sehat, termasuk memastikan sekolah rakyat, baik guru maupun siswa, semuanya terlindungi JKN di Kabupaten Tuban dan Bojonegoro,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Wahyu turut menitipkan pesan kepada wartawan agar ikut membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan layanan kesehatan akibat kendala biaya.

“Kalau ada warga sakit di rumah dan terkendala biaya, silakan laporkan kepada saya. Itu tugas negara. Jangan sampai ada orang sakit di rumah tanpa penanganan. Kalau perlu akan kami jemput langsung,” tegasnya.

Ia juga menekankan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan. Salah satunya melalui target pelayanan maksimal 60 menit mulai dari pendaftaran hingga pasien menerima obat.

“Saya canangkan masyarakat dilayani mulai daftar sampai menerima obat maksimal 60 menit. Jika lebih dari itu, silakan laporkan kepada saya. Saya akan datang langsung ke fasilitas kesehatan untuk mencari solusi bersama manajemen,” pungkasnya.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button