Events

Bupati Tuban Apresiasi Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih Pucangan

Bupati Lindra bersama Gubernur Jatim saat menyimak pidato Presiden Prabowo Subianto saat momen peluncuran KDMP di Desa Pucangan, Kabupaten Tuban.

TUBAN, SUARADATA.com-Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban resmi diluncurkan secara serentak bersama 80 ribu koperasi se-Indonesia, Senin (21/4/2025).

Peluncuran nasional KDMP dilakukan secara daring dan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dari KDMP Bentangan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sementara itu, Gubernur Khofifah hadir langsung di Tuban untuk mengikuti seremoni peluncuran di halaman gerai sembako KDMP Pucangan.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, yang hadir langsung dalam peluncuran, memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif ini. Pihaknya optimis KDMP Pucangan mampu menjawab harapan masyarakat serta menjadi pionir penggerak ekonomi kerakyatan.

“KDMP Pucangan adalah satu dari sembilan koperasi yang masuk mockup di Jawa Timur. Saya yakin koperasi ini mampu menjalankan program-program presiden yang akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Mas Lindra, sapaan akrab Bupati Tuban di hadapan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Mas Lindra, hingga akhir Juni 2025, Pemkab Tuban telah membentuk 328 Koperasi Desa Merah Putih. Ia menegaskan, capaian ini adalah wujud nyata komitmen Kabupaten Tuban dalam memperkuat ekonomi rakyat berbasis koperasi.

“Sebelumnya, komitmen tersebut juga membuahkan penghargaan sebagai Tokoh Pembina Koperasi dari Gubernur Jawa Timur,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah dalam sambutannya mengingatkan bahwa pengelolaan koperasi desa tidak boleh hanya fokus pada kuantitas gerai.

“Yang penting bukan banyaknya gerai, tapi bagaimana koperasi ini mampu mengelola potensi lokal dengan tepat. Misalnya jika potensinya pertanian, maka fokuslah di situ dulu, kemudian dikembangkan,” ujarnya.

Khofifah menegaskan, KDMP adalah genderang pembuka dari ekosistem besar koperasi modern di desa. Sehingga, keberlanjutan koperasi akan sangat tergantung pada pendampingan, penguatan kemitraan, dan sistem manajemen keuangan yang akuntabel.

“Jangan sampai usaha koperasi hanya seragam tanpa inovasi. Ini bisa menyebabkan pasar overload. Maka ke depan, manajemen keuangan harus sistematis dan berbasis aplikasi,” pesan Gubernur dua periode ini.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah turut didampingi Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin. Hadir pula Direktur Perekonomian Ponpes Sunan Drajat, Gus Anas, jajaran pejabat tinggi Pemprov Jatim, Forkopimda Tuban, serta pengurus koperasi dari berbagai daerah yang mengikuti secara daring.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button