Events

DPC GMNI Tuban sikap Tegas Tolak Kongres Sepihak: Serukan Persatuan Lewat Keterlibatan Menyeluruh

Pengurus DPC GMNI Tuban.

TUBAN, SUARADATA.com-Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Tuban menyerukan pentingnya semangat persatuan dalam tubuh organisasi GMNI yang telah mengalami dinamika internal sejak Kongres Ambon 2019.

Sudah lebih lima tahun GMNI mengalami keterbelahan internal antara dua kubu, yakni kubu Arjuna dan Immanuel. Tentunya membuat dampak pada tersendatnya arah perjuangan organisasi di berbagai daerah, termasuk di akar rumput.

Dalam pernyataannya, DPC GMNI Tuban menegaskan, dualisme kepemimpinan yang telah berlangsung lebih dari lima tahun tidak hanya berdampak pada tingkat pusat. Tetapi juga merembet hingga ke basis akar rumput yang seharusnya menjadi garda terdepan perjuangan organisasi.

Selain itu, DPC GMNI Tuban juga menilai bahwa tahun 2025 seharusnya menjadi momentum persatuan. Bukan justru dimanfaatkan untuk memperpanjang konflik melalui kongres yang tidak inklusif.

“Kami menolak keras segala bentuk kongres yang tidak dilandasi oleh semangat persatuan, dan menentang dengan adanya kongres kepentingan kelompok tertentu,” tegas ketua DPC GMNI Tuban, Luluk Widianto, dalam pres releasnya, Senin (14/7/2025)

Lebih lanjut, DPC GMNI Tuban menyampaikan, Kongres Persatuan tidak boleh hanya menjadi agenda elit organisasi. Melainkan harus melibatkan seluruh DPC dan DPD dari kedua belah pihak yang selama ini berseberangan. Tujuannya, agar keputusan yang diambil benar-benar mewakili semangat kolektif organisasi.

“Kongres Persatuan sejati harus melibatkan seluruh elemen, baik dari kubu Arjuna maupun Immanuel. Tanpa itu, maka apa pun hasilnya hanya akan memperpanjang perpecahan,” lanjutnya.

Sebagai penutup, DPC GMNI Tuban menegaskan, Kongres Persatuan harus menjadi jalan konstitusional dan sah secara organisatoris untuk mengakhiri dualisme yang telah melemahkan gerakan. Hanya dengan itu, GMNI dapat kembali menyatukan arah perjuangan dalam satu barisan yang utuh dan solid.

“Semoga GMNI dapat kembali menyatukan arah perjuangan dalam satu barisan yang utuh dan solid,” pungkasnya.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button