Hartono, Perangkat Desa Banjaragung Kecamatan Rengel Terpilih Sebagai Ketua PPDI Tuban Periode 2025–2030
TUBAN, SUARADATA.com-Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tuban resmi memiliki nahkoda baru.
Hartono, perangkat asal Desa Banjaragung, Kecamatan Rengel, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PPDI Tuban untuk periode 2025–2030 dalam Musyawarah Daerah Kabupaten (MUSDAKAB) yang digelar di Villa Kebon Pakis, Pacet, Mojokerto, Sabtu (17/5/2025).
Proses pemilihan berlangsung lancar. Dari 20 kecamatan yang hadir, sebanyak 18 Kecamatan menyatakan dukungan penuh terhadap Hartono. Dengan dukungan mayoritas tersebut, forum MUSDAKAB yang dipimpin oleh pengurus PPDI Jawa Timur langsung menetapkannya sebagai ketua terpilih tanpa melalui pemungutan suara.
Sesuai dengan tata tertib pasal 7 ayat 2 huruf c, dukungan lebih dari 50 persen suara sah langsung menetapkan Hartono sebagai ketua terpilih tanpa perlu pemungutan suara lanjutan.
“Berdasarkan tata tertib pemilihan, calon yang mengantongi dukungan lebih dari 50 persen langsung ditetapkan sebagai ketua terpilih. Dengan ini, Hartono resmi menjadi Ketua PPDI Tuban,” ujar pimpinan sidang, disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.
Hartono menjadi satu-satunya calon kuat dalam pemilihan kali ini, meski sebelumnya sempat beredar isu akan muncul nama-nama lain. Namun hingga sidang digelar, hanya namanya yang mencuat dan mendapat dukungan besar dari para pengurus kecamatan.
Dalam sambutannya, Hartono menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk mengemban amanah besar ini. Ia menegaskan bahwa prioritas utama PPDI Tuban ke depan adalah memperjuangkan implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 dan kenaikan penghasilan tetap (Siltap) bagi perangkat desa.
“Kesejahteraan perangkat desa adalah aspirasi mayoritas anggota. Ini bukan hanya target organisasi, tapi amanah yang wajib kami perjuangkan,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada isu kesejahteraan, Hartono juga menekankan pentingnya sinergi antara PPDI dengan pemerintah daerah. Ia menyebut perangkat desa sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat bawah yang memiliki peran strategis dalam menyukseskan program-program pemerintah.
“PPDI harus jadi mitra pemerintah, bukan hanya sebagai pelaksana, tapi juga sebagai penggerak pembangunan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” imbuhnya.
Dengan dukungan kuat dari para anggota, ia siap menahkodai organisasi yang menaungi lebih dari 3.000 perangkat desa di Tuban, menuju arah yang lebih solid dan sejahtera.
“Semoga kedepannya para perangkat desa di Tuban, menjadi lebih solid dan sejahtera,” tutupnya.
Diketahui, dalam MUSDAKAB tersebut diikuti tatusan peserta dari seluruh kecamatan di Tuban turut hadir dalam forum ini, termasuk perwakilan Bank Jatim Cabang Tuban serta pengurus PPDI dari Kabupaten Mojokerto.(Sal/And/Red)