Events

Kerjasama dengan Pemkab, Lapas Tuban Antar Pulang Mantan Narapidana Secara Gratis

Kepala lapas Kelas II B Tuban, saat mengantarkan narapidana pulang kerumahnya.

TUBAN, SUARADATA.com-Sebuah inovasi sosial dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tuban dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Hal ini dibuktikan dengan memberikan layanan kepada narapidana yang telah selesai menjalani masa pidananya diantar pulang secara gratis. Kegiatan ini berkat kerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban.

Pengantaran dilakukan menggunakan kendaraan operasional “Si Mas Ganteng” milik Pemkab Tuban, yang mengantar mantan WBP hingga ke terminal terdekat dari daerah tujuan masing-masing.

Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap proses reintegrasi sosial agar mantan narapidana tidak kembali terjerumus ke lingkungan negatif akibat keterbatasan akses dan ekonomi.

Kepala Lapas Tuban, Irwanto Dwi Yhana Putra menyatakan, layanan ini adalah bentuk nyata keadilan sosial yang bermartabat, dan bagian dari tanggung jawab moral lembaga pemasyarakatan.

“Kami tidak ingin warga binaan yang baru bebas merasa terbuang atau kebingungan ketika meninggalkan Lapas. Layanan antar ini kami sediakan khusus bagi mereka yang tidak memiliki keluarga menjemput atau terkendala secara ekonomi,” jelas Irwanto, Jum’at (8/8/2025).

Menurutnya, Lapas Tuban menargetkan agar layanan antar gratis ini dapat terus berjalan secara terjadwal. Terlebih, saat momen pembebasan massal seperti remisi hari besar nasional atau program integrasi lainnya.

“Ini bukan sekadar program seremonial. Kami ingin memastikan bahwa proses pembinaan benar-benar berlanjut hingga setelah mereka keluar dari Lapas,” tegas Kalapas Irwanto.

Sementara itu, pogram ini mendapatkan sambutan hangat dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban. Pihak Dishub memastikan dukungan kendaraan operasional agar para mantan WBP bisa tiba di titik transportasi umum seperti terminal, halte, atau jalur pulang yang mudah diakses.

“Ini bentuk sinergi lintas sektor yang sangat positif. Kami siap mendukung program ini agar terus berlanjut sebagai bagian dari rehabilitasi sosial,” ujar salah satu perwakilan Dishub Tuban.

Respons positif juga datang dari para penerima manfaat. Seorang mantan narapidana berinisial AS, asal Gresik, mengaku sangat terbantu dengan layanan ini.

“Saya bingung mau pulang bagaimana karena tidak ada yang jemput. Tapi alhamdulillah, Lapas bantu sampai ke terminal. Semoga ini jadi awal hidup baru buat saya,” pungkasnya.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button