EventsKesehatan dan Olahraga

Kolaborasi RS Muhammadiyah Tuban dengan BPJS Kesehatan, 100 Warga Kurang Mampu Dapat Jaminan Kesehatan Gratis

Foto bersama usai penandatanganan MoU antara BPJS Kesehatan Bojonegoro dengan RS Muhammadiyah Tuban.

TUBAN, SUARADATA.com-Komitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terus diperkuat RS Muhammadiyah Tuban melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Pada Rabu (15/4/2026), rumah sakit tersebut resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bojonegoro untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu.

Dalam kesempatan itu, RS Muhammadiyah Tuban memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat yang kurang mampu disekitar rumah sakit, diantaranya warga Kelurahan Kingking, Latsari dan Karangsari.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang menghadirkan program donasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi 100 warga di sekitar rumah sakit. Mereka akan mendapatkan layanan BPJS Kesehatan kelas 3 secara gratis.

Direktur RS Muhammadiyah Tuban, Dr Ratna Ernawati, menyebut langkah ini sebagai bentuk nyata kontribusi rumah sakit dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.

“Ini adalah langkah konkret kami untuk berperan aktif dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Warga sekitar seperti Kelurahan Kingking, Latsari, dan Karangsari akan mendapatkan jaminan kesehatan, sehingga tidak perlu lagi khawatir terhadap biaya saat membutuhkan layanan medis,” ujarnya.

Menurutnya, program ini menjadi yang pertama di Kabupaten Tuban, menjadikan RS Muhammadiyah Tuban sebagai pelopor dalam kolaborasi CSR dengan BPJS Kesehatan. Sebelumnya, pihak rumah sakit juga rutin menggelar kegiatan bakti sosial, termasuk pengobatan gratis bagi masyarakat.

“Ini adalah program baru dengan BPJS Kesehatan jadi memang tadi disampaikan bahwa kita adalah pelopor di Kabupaten Tuban, jadi baru rumah sakit Muhamadiyah Tuban yang menjalankan program ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Wahyu Giyanto, mengapresiasi langkah tersebut. Ia menilai program ini selaras dengan semangat gotong royong dalam sistem JKN.

“Kami berterima kasih atas dukungan RS Muhammadiyah Tuban. Ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu. Harapannya, program donasi seperti ini bisa digelorakan di fasilitas kesehatan lain maupun badan usaha,” katanya.

Penandatanganan Ceremony Corporate Sosial Responsibility
Antara BPJS Kesehatan Kc Bojonegoro Dengan RS Muhammadiyah Tuban.

Ia menambahkan, kepesertaan yang diberikan bersifat berkelanjutan dengan evaluasi kerja sama setiap tahun. Bahkan, jumlah penerima manfaat berpotensi meningkat seiring perkembangan rumah sakit.

“Perjanjian kerjasama dengan fasilitas kesehatan itu dilakukan setiap tahun, jadi masyarakat tidak perlu khawatir tapi itu berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Dr Atik Sumartiningsih, turut memberikan apresiasi. Ia menyebut cakupan jaminan kesehatan di Tuban saat ini telah mencapai sekitar 95 persen, namun masih ada sebagian masyarakat yang belum terlindungi.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari sektor swasta dan lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan,” ungkapnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tuban, Masyrukin, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

“Melalui kerja sama ini, masyarakat kurang mampu yang belum tercover bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” pungkasnya.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button