Events

Pemkab Tuban Gelar Gerakan Pangan Murah di 20 Kecamatan, Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan

Kegiatan Gerakan Pangan Murah di Salah satu Kecamatan di Kabupaten Tuban.

TUBAN, SUARADATA.com-Pemerintah Kabupaten Tuban terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Perum Bulog dalam menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan, Rabu (28/01/2026).

Dalam GPM tersebut, sejumlah komoditas pangan pokok dijual dengan harga terjangkau, antara lain beras SPHP, gula, dan minyak goreng. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban bertindak sebagai leading sector sekaligus melakukan pemantauan langsung pelaksanaan GPM di 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban.

Plt. Sekretaris DKP2P Kabupaten Tuban, Pipin Diah Larasati, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah rutin dilaksanakan secara berkala sebagai langkah antisipasi kenaikan harga pangan di pasaran, khususnya menjelang Bulan Ramadan 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memetakan kebutuhan pangan masyarakat.

“Lokasi GPM sengaja disebar di 20 kecamatan agar manfaatnya bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat Tuban,” ujar Pipin.

Pada pelaksanaan GPM kali ini, total komoditas pangan yang disediakan cukup besar, yakni beras SPHP sebanyak 16 ton, minyak goreng 1.920 liter, serta gula 200 kilogram. Komoditas tersebut dijual dengan harga lebih rendah dari pasaran, yakni beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp56.500, minyak goreng kemasan 1 liter seharga Rp15.000, dan gula 1 kilogram seharga Rp17.000.

“Harga tersebut lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar saat ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Pipin menyampaikan, kegiatan GPM merupakan tindak lanjut arahan Bupati Tuban untuk meringankan beban perekonomian masyarakat. Menurutnya, penyediaan pangan murah menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, terutama menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Ini menjadi langkah nyata Pemkab Tuban dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Pipin juga memastikan ketersediaan bahan pangan pokok di Kabupaten Tuban dalam kondisi aman hingga Idul Fitri 2026. Pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta Bulog guna memastikan stok pangan mencukupi dengan harga yang tetap terkendali.

Manfaat Gerakan Pangan Murah dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya warga Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban. Warga tampak rela datang sejak pagi ke Kantor Kelurahan untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Lurah Sidorejo, Hariono, mengapresiasi pelaksanaan GPM yang dinilai sangat membantu warganya. Menurutnya, selisih harga yang lebih murah dibandingkan pasar cukup meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu warga kami. Harga yang ditawarkan lebih terjangkau sehingga meringankan beban masyarakat,” kata Hariono.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin agar masyarakat senantiasa mendapatkan akses pangan dengan harga yang ramah di kantong.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button