Events

Penjemputan Jamaah Haji Tuban Diperketat, Satu Keluarga Satu Penjemput Wajib Bawa ID Card dan Kupon

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tuban, Abdul Ghofur.

TUBAN, SUARADATA.com-Pemulangan jamaah haji asal Kabupaten Tuban tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi akan dimulai pada Senin (8/6/2026).

Sebanyak lima kloter jamaah haji dijadwalkan tiba secara bertahap dan dipusatkan di Kompi Senapan C 521 Tuban. Rencananya diatur sistem penjemputan yang diatur secara ketat untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tuban, Abdul Ghofur menjelaskan, jamaah haji Tuban tergabung dalam Kloter 26, 27, 28, 29, dan 30. Seluruh jamaah akan diturunkan di Kompi Senapan C sebelum kembali ke rumah masing-masing.

Guna menghindari penumpukan massa saat penjemputan, panitia menetapkan setiap jamaah hanya boleh dijemput oleh satu orang anggota keluarga. Penjemput diwajibkan menunjukkan ID card jamaah kepada petugas sebagai syarat masuk area penjemputan.

“Pihak panitia nantinya akan memotong sisi ID card sebagai tanda bahwa kartu tersebut sudah digunakan,” ujar Abdul Ghofur, Sabtu (6/6/2026).

Tak hanya itu, pengambilan koper dan air zam-zam juga diberlakukan prosedur khusus. Keluarga jamaah harus membawa kupon pengambilan koper yang telah dibagikan sebelumnya. Penyerahan koper dilakukan melalui sistem pemanggilan nama jamaah untuk menjaga ketertiban.

Setelah koper diterima, keluarga dapat mengambil air zam-zam dengan menunjukkan ID card jamaah. Panitia menegaskan, barang bawaan maupun air zam-zam tidak akan diberikan apabila keluarga tidak dapat menunjukkan dokumen yang dipersyaratkan.

“Jika kupon atau ID card tidak dibawa, pengambilan koper dan zam-zam dapat dilakukan keesokan harinya di Kantor Kemenhaj Kabupaten Tuban,” tegasnya.

Sementara itu, jadwal kedatangan jamaah haji dimulai dari Kloter 26 yang diperkirakan tiba di Tuban pukul 09.40 WIB, disusul Kloter 27 pukul 10.40 WIB, Kloter 28 pukul 11.45 WIB, Kloter 29 pukul 12.40 WIB, dan Kloter 30 yang diperkirakan tiba pada pukul 23.15 WIB.

Namun, sebelum tiba di Tuban, seluruh jamaah haji terlebih dahulu menjalani proses debarkasi di Asrama Haji Surabaya. Setelah mendarat di Bandara Juanda, jamaah dibawa menggunakan bus menuju asrama untuk menjalani pemeriksaan biometrik, pemeriksaan kesehatan, serta pengecekan koper besar melalui mesin X-Ray oleh petugas keamanan bandara dan Bea Cukai.

“Setelah seluruh proses selesai dan barang dinyatakan lengkap, koper serta air zam-zam diserahkan kepada petugas daerah untuk dibawa ke Tuban. Rangkaian pemulangan ditutup dengan doa bersama sebelum jamaah diberangkatkan menuju daerah masing-masing,” terangnya.

Guna mengantisipasi kepadatan kendaraan, petugas juga menerapkan rekayasa lalu lintas mulai pukul 07.00 WIB hingga seluruh proses pemulangan selesai.

“Jalan Sunan Kalijaga kita berlakukan satu arah dari timur ke barat, sementara kendaraan dari Jalan Dr. Wahidin dialihkan menuju Jalan Letda Sucipto,” tegasnya

Sementara itu, kendaraan penjemput tanpa stiker diarahkan parkir di area Mal Pelayanan Publik (MPP), GOR Tuban, dan sepanjang Jalan Teuku Umar. Untuk kendaraan yang telah dilengkapi stiker penjemput diperbolehkan parkir di sepanjang Jalan Sunan Kalijaga. Adapun bus pengangkut jamaah haji ditempatkan di dalam area Kompi Senapan C.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi petunjuk petugas demi kelancaran proses pemulangan dan menghindari kemacetan di sekitar lokasi,” pungkasnya.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button