Pj Wali Kota Malang Tinjau Hewan Qurban, Pastikan Aman Sehat Jelang Idul Adha


82
Pj Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M, didampingi tim kesehatan dokter hewan Dispangtan. Tinjau lapak penjualan hewan qurban jelang Idul Adha, di Jalan Sulfat, Kelurahan Purwantoro, Blimbing, Sabtu (15/6/2024). (Iwan Irawan/SUARADATA)

MALANG, SUARADATA.com-Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengingatkan ke semua penjual atau pembeli hewan qurban. Baik sapi atau kambing, kondisinya mesti betul-betul sehat dan aman dari penyakit yang mengkhawatirkan.

“Dikarenakan menyangkut persyaratan keabsahan dalam berqurban. Hewan qurban dari seseorang, mesti baik dan berkualitas. Kita wajib mengedukasi sekaligus mensosialisasikan lebih masif di masyarakat. Khususnya umat muslim yang akan menunaikannya,” tegas Pj Wali Kota, Wahyu Hidayat, Sabtu (15/6/2024).

Pj menambahkan, pihaknya sengaja melakukan peninjauan ke lokasi karena untuk memastikan kualitas hewan qurban, baik sapi atau kambing. Terutama, yang dijual oleh peternak dengan kondisi kesehatannya sejauh mana.

“Kami ingin tahu dan memastikannya, sehingga butuh melihat langsung ke lokasi. Bersama tim dokter hewan dari Dispangtan, kita melakukan pemeriksaan hewan qurban sekaligus. Mengingat, saat ini banyak orang jualan hewan qurban dadakan di tepi-tepi jalan,” tambah Wahyu.

Untuk itu, Lanjut alumnus ITN Malang ini, didampingi Kepala Dispangtan dan tim dokter hewan. Pemeriksaan hewan qurban meliputi mata, hidung, telinga serta mulut. Pemeriksaan fisik ini sangat penting dilakukan.

“Kami ingin memastikan kondisi kesehatan hewan tersebut. Apakah terpapar penyakit berbahaya atau tidak. Jika kondisi hewan kurbannya bersih dan sehat, tentunya memberikan rasa aman dan kualitas daging kurbannya untuk dikonsumsi manusia,” sambung dia.

Secara simbolis, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat pasang sticker pada seekor hewan qurban sapi. Yang sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan dokter hewan dari Dispangtan. Menandakan hewan tersebut siap disembelih.

Tim dokter hewan dari Dispangtan, lanjutnya lagi, telah melakukan pemeriksaan di 96 titik lokasi. Syukur alhamdulilah, hasil pemeriksaan dari sejumlah lokasi. Belum diketemukan adanya tanda-tanda penyakit di hewan qurban yang mengkhawatirkan.

“Menurut informasi yang kami terima dari Dispangtan Kota Malang. Hewan qurban yang sudah dicek, dan dilakukan pemeriksaan. Hewan tersebut diberikan sticker khusus, menandai telah diperiksa dan layak dilakukan penyembelihan saat qurban berlangsung,” imbuhnya.

Wahyu mengemukakan, pihaknya bersama Dispangtan akan turun kembali ke lapangan. Ketika pelaksanaan penyembelihan hewan qurban berlangsung. Guna memastikan penyembelihan yang halal secara syar’i.

“Kami harapkan daging kurbannya aman dan berkualitas. Kami pun juga akan melibatkan perguruan tinggi, untuk memberikan pendampingan. Sekaligus mendukung kesuksesan dan kelancaran pelaksanaan penyembelihan hewan qurban,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi menjelaskan, selama sepekan ini telah dilakukan pemeriksaan hewan kurban. Mengantisipasi terjadinya penyakit menular pada hewan seperti Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD).

“Pemeriksaan yang kita berikan, sifatnya berkelanjutan dan berkesinambungan. Terhadap mereka penjual hewan qurban di lapak-lapak. Tersebar di lintas lima kecamatan. Jumlahnya mencapai ribuan yang diperiksa oleh timnya. Rinciannya kurang lebih seperti ini, ada 267 ekor sapi. Ditambah lagi, 3.638 ekor kambing serta 272 ekor domba. Didapati ada dua ekor hewan alami diare,” pungkasnya.(Iwan/And/Red)


Like it? Share with your friends!

82
Suara Data Network
assalamualaikum

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *