Events

Polindes dan PRPP Kembangkan Akuaponik, Dorong Kemandirian Pangan dan Cegah Stunting

Secara simbolis, Sr. Officer CSR PRPP
Yuli Witantra, saat menyerahkan bantuan sarana Akuaponik.

TUBAN, SUARADATA.com-Upaya meningkatkan kesehatan masyarakat tak hanya sebatas layanan medis, namun juga erat kaitannya dengan ketersediaan pangan bergizi dan seimbang.

Berangkat dari hal tersebut, Polindes Kartika Desa Wadung, Kecamatan Jenu berkolaborasi dengan PT Kilang Pertamina Internasional (PRPP) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menginisiasi pengembangan sumber pangan berbasis perkebunan dan perikanan akuaponik.

Penyerahan perangkat akuaponik dilakukan Kamis (28/8/2025) bersamaan dengan kegiatan edukasi kesehatan masyarakat bertajuk Cantik Di Hati (Cara PRPP Ikut Mengembangkan Masyarakat Sehat Sejati) di Balai Desa Wadung.

Program ini tidak hanya fokus pada penyediaan alat, namun juga memberikan pendampingan berupa pelatihan perkebunan dan perikanan akuaponik serta edukasi pola hidup sehat.

“Alhamdulillah, melanjutkan kegiatan serupa dari tahun sebelumnya, kami kembali menyelenggarakan program Cantik Di Hati. Meskipun angka stunting di Tuban sudah menurun, program kesehatan masyarakat harus terus berkesinambungan. Dengan kemampuan yang ada, kami berkomitmen ikut mendukung hal tersebut,” ujar Yuli Witantra, Sr. Officer CSR PRPP, pada Minggu (31/8/2025).

Yuli menegaskan, Polindes memiliki peran strategis. Tidak hanya sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat, tetapi juga sebagai wadah edukasi terkait penyediaan makanan sehat hingga kemandirian pangan keluarga.

“Polindes memiliki posisi yang strategis dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pola hidup sehat termasuk dalam penyediaan makanan sehat untuk keluarga,” tambahnya.

Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Jenu. Muhammad Syaifudin Zuhri, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa setempat. Ia menyampaikan, upaya bersama dalam menekan prevalensi stunting harus melibatkan semua pihak, termasuk perusahaan.

“Stunting ini pekerjaan rumah kita bersama. Program edukasi kesehatan seperti ini harus dimanfaatkan masyarakat sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan,” ungkapnya.

Selain perangkat akuaponik, kegiatan ini juga menghadirkan sosialisasi dari Puskesmas Jenu mengenai higienitas makanan, serta pelatihan budidaya akuaponik dari Kampoeng Tani Tuban. Kegiatan serupa turut digelar di Desa Sumurgeneng, dengan melibatkan lebih dari 70 kader Posyandu dan TP PKK.

Kepala Desa Sumurgeneng, Gihanto, mengapresiasi langkah PRPP. Pihaknya berharap program-program seperti ini tetap dijalankan oleh PRPP di desa yang dipimpinnya di masa mendatang.

“Program ini bentuk nyata kepedulian perusahaan. Kami berharap keberlanjutan kegiatan serupa tetap dijalankan di desa kami,”tutupnya.

Diketahui, program Cantik Di Hati merupakan kelanjutan kegiatan CSR yang telah berjalan sejak 2024. Selain mendukung pilar ke-2 Asta Cita tentang kemandirian pangan, program ini juga menjadi wujud komitmen Proyek GRR Tuban dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB nomor 2 Tanpa Kelaparan dan TPB nomor 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button