SLB Jati Wiyata Rengel Gelar Perekaman KTP dan KIA: Wujudkan Kesetaraan Hak Anak Disabilitas
TUBAN, SUARADATA.com-Puluhan siswa penyandang disabilitas dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Jati Wiyata Dharma Kecamatan Rengel tampak antusias mengikuti proses perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA), di Kantor Kecamatan Rengel, Senin (13/10/2025).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memberikan pengalaman belajar kontekstual sekaligus mendukung pemenuhan hak-hak sipil bagi anak berkebutuhan khusus. Sebanyak 31 peserta didik dari jenjang TKLB hingga SMALB mengikuti kegiatan tersebut, dengan rincian 5 siswa melakukan perekaman KTP dan 11 siswa membuat KIA.
Para siswa didampingi oleh guru, pengurus PKK, serta Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Rengel. Program ini terselenggara berkat kerja sama antara SLB Jati Wiyata Dharma Rengel dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tuban serta Pemerintah Kecamatan Rengel.
Ketua Yayasan SLB Dharma Wanita Rengel, Ari Irmawati mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sebatas administrasi kependudukan, tetapi juga sarat makna sosial dan pendidikan.
“Dengan memberikan identitas yang sama, itu menjadi sarana sosialisasi bagi anak-anak disabilitas, baik dalam urusan kependudukan maupun untuk mempersiapkan diri di masa depan, termasuk saat mereka mencari pekerjaan,”ujarnya.
Ari menambahkan, kegiatan ini menyasar sekitar 50 persen peserta didik yang belum memiliki dokumen kependudukan. Melalui program tersebut pihak sekolah berupaya memperkuat identitas hukum sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya dokumen resmi sebagai warga negara.
Lebih dari itu, proses perekaman ini juga menjadi bagian dari pembelajaran langsung tentang prosedur pelayanan publik. Dengan cara ini, siswa diajak untuk memahami bahwa mereka memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam mengakses layanan negara.
“Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata pembelajaran kontekstual yang mendorong kemandirian, kesetaraan, dan partisipasi sosial anak-anak berkebutuhan khusus di tengah masyarakat,” pungkasnya.(Sal/And/Red)