Events

Solusi Bangun Indonesia Raih Silver Rating di ASRRAT 2025, Bukti Kuat Transparansi dan Komitmen Keberlanjutan

Corporate Communications Manager PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Novi Maryanti, menerima penghargaan Silver Rating di Asia Sustainability Report Rating 2025 yang diselenggarakan oleh National Center of Corporate Reporting di Nusa Dua, Bali.

TUBAN, SUARDATA.com-PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) kembali meneguhkan posisinya sebagai perusahaan yang konsisten menjalankan praktik industri berkelanjutan.

Pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 yang digelar di Nusa Dua, Bali, 28 November 2025, SBI berhasil meraih Silver Rating serta Commendation Award atas kualitas pelaporan kinerja keberlanjutan yang dinilai transparan dan berstandar internasional.

Ajang yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) bersama Institute of Certified Sustainability Practitioners ini diikuti oleh 82 organisasi dan perusahaan. Penilaian dilakukan berdasarkan Global Reporting Initiative (GRI) Standards, dengan proses assurance oleh lembaga independen eksternal. SBI meraih Silver Rating kategori In Accordance, menandakan pemenuhan indikator pelaporan keberlanjutan yang komprehensif.

Direktur Eksekutif NCCR, Ali Darwin, memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini dianugerahkan kepada perusahaan yang berhasil mengintegrasikan keberlanjutan dalam strategi bisnisnya.

“Praktik bisnis bertanggung jawab seperti ini menjadi elemen penting dalam menciptakan kesuksesan jangka panjang dan meningkatkan kesejahteraan sosial,” ungkapnya.

Tak berhenti di ASRRAT, SBI juga kembali menorehkan prestasi pada La Tofi ESG Rating di Jakarta, 25 November 2025. Perusahaan ini masuk dalam Top 100 Indonesia dan meraih predikat Gold Alignment. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan perusahaan dalam pemetaan risiko ESG, penyusunan strategi keberlanjutan yang terukur, serta implementasi berbagai program seperti dekarbonisasi, co-processing, keselamatan kerja (K3), rehabilitasi pascatambang, hingga pemberdayaan masyarakat.

“Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan perusahaan dalam pemetaan risiko ESG, diantaranya co-processing keselamatan kerja (K3), rehabilitasi pascatambang, hingga pemberdayaan masyarakat ,” tambahnya.

Sementara itu, Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi, menilai SBI sebagai perusahaan yang telah menerapkan tata kelola keberlanjutan secara serius.

“SBI telah melakukan pemetaan risiko yang akurat, strategi yang baik, serta mitigasi terukur dalam kinerja keberlanjutan yang dibuktikan oleh dampak nyata,” tuturnya.

Terpisah, Corporate Communications Manager SBI, Novi Maryanti menyampaikan, terima kasih atas dua penghargaan bergengsi tersebut. Ia menegaskan bahwa raihan ini bukan hanya pengakuan terhadap kualitas pelaporan perusahaan, tetapi juga mencerminkan komitmen SBI terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Ke depan, Solusi Bangun Indonesia akan terus mendorong inovasi untuk mencapai target-target keberlanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas pelaporan demi keterbukaan informasi dan transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button