Toko Kumuh dan Berlumut, Rusak Pemandangan Wajah Kota Tuban


64

Bupati Tuban, H. Fathul Huda

TUBAN – Sejumlah toko di Kabupaten Tuban dinilai dapat merusak pemandangan dan keindahan wajah kota karena dalam kondisi kotor tak terawat.

Apalagi keberadaan toko kumuh nan berlumut tersebut berada di sepanjang jalan Panglima Sudirman yang merupakan jalan nasional dan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Hal ini disampaikan Bupati Tuban, H. Fathul Huda dalam acara syukuranpenghargaan Adipura di Taman Kota, Selasa (22/1).

Bupati menyampaikan, bangunan yang terlihat kotor tersebut jumlahnya cukup banyak dan tergolong toko besar. Disamping itu letaknya yang sangat strategis sehingga mengakibatkan pandangan kota menjadi kurang bagus. Padahal selama ini pemkab menyerukan untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota kepada masyarakat.

“Kita semua pingin bersih. Masak ngecat setahun sekali tidak bisa, bahkan selama dalam kepemimpinan saya tidak pernah dicat toko-toko itu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Tuban, Sudarmaji mengatakan, keberadaan toko-toko tersebut menjadi target ditahun ini untuk dieksekusi dan pemiliknya dimintai untuk memperbaiki. Tak hanya itu, tembok-tembok yang tidak bertuanpun nantinya akan dicat supaya terlihat lebih bagus.

“Toko dan tembok yang Itu banyak sekali, sehingga wajah kota ini tidak bisa terlihat fresh karena terlalu banyak yang seperti itu,” ujarnya.

Dirinya tidak menyebutkan jumlah pastinya toko dan tembok kumuh yang ada di Bumi Wali. Namun, Kelurahan Kingking, Sidomulyo, dan Karangsari menjadi prioritas utama tim saberkota untuk dipercantik.

“Seluruhnya ada di jalan pangsud, dan kami targetkan semuanya kita eksekusi ditahun ini,” pungkasnya(GW).


Like it? Share with your friends!

64

What's Your Reaction?

hate hate
1000
hate
confused confused
600
confused
fail fail
300
fail
fun fun
200
fun
geeky geeky
100
geeky
love love
800
love
lol lol
900
lol
omg omg
600
omg
win win
300
win
Data Network

Dengan Membaca, Dapat Melihat Setengah Isi Dunia

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *