Events

Wali Kota Malang “Gas Pol” Program Prioritas dan Penting Lainnya

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan Wakilnya, Ali Muthohirin. Foto bersama dengan Forkopimda. Usai dilantik Wagub Jawa Timur, Emil E Dardak. (foto : Iwan Irawan/SUARADATA)


MALANG, SUARADATA.com-
Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M, bersama Wakilnya, Ali Muthohirin telah usai mengikuti pelaksanaan pelantikan di DPRD Kota Malang. Pelantikan dipimpin langsung Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Minggu (2/3/2025).

Wahyu dan Ali menyampaikan, sepakat segera gas pol menindaklanjuti program prioritasnya terkait janji-janji politiknya kemarin. Pihaknya akan bertemu semua ASN Pemkot Malang, dalam apel pagi esok, Senin (3/3/2025).

“Kami akan menyampaikan beberapa hal kepada ASN, agar bisa dipahaminya. Kami pun berencana bersilaturahmi dengan forkopimda di Kota Malang. Pada Senin esok itu, kami sudah mulai action membangun Kota Malang dalam lima tahun ke depan sesuai visi dan misi yang tertuang di RPJMD,” kata Wahyu, Minggu (2/3/2025).

Wahyu pun menjelaskan, salah satu program yang tak kalah pentingnya mengenai penanganan banjir di Kota Malang. Pihaknya mengapresiasi bantuan dana dari Pemprov Jawa Timur. Senilai Rp 32 miliar bisa dimaksimalkan, penanganan banjir di Sukarno-Hatta, Lowokwaru.

“Kemungkinan pekerjaan tersebut bisa dieksekusi, setelah lebaran untuk pelaksanaan pembangunannya. Mengingat, perencanaan dan tahapannya sudah berlangsung. Dana pendampingan dari APBD Kota Malang juga kita persiapkan nantinya,” jelas dia.

Mantan Sekda Kabupaten Malang juga menyinggung hal lainnya seperti bab kemacetan dan parkir. Penanganannya tidak cukup sekedar administrasi semata. Penanganannya pun tetap butuh cawe-cawe dari Pemprov Jatim, karena Malang Raya ini adalah satu kesatuan wilayah yakni Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan Wakilnya, Ali Muthohirin. Foto bersama dengan Forkopimda. Usai dilantik Wagub Jawa Timur, Emil E Dardak. (foto : Iwan Irawan/SUARADATA)

“Kami mesti berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemkot Batu maupun Pemkab Malang. Dalam pembangunannya kami ingin Kota Malang bisa lebih Mbois Berkelas,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita menuturkan, pihaknya berharap bisa menyamakan frekuensi setelah ada beberapa kali komunikasi. Guna meningkatkan pembangunan di Kota Malang lebih maju untuk kesejahteraan masyarakatnya.

“Apa yang sudah kami kerjakan di DPRD. Kami berharap di kepemimpinan Wali Kota Malang yang baru, bisa saling berkomunikasi, berkomitmen, bersinergi. Serta bisa mengimplementasikan program pembangunan yang berkelanjutan untuk kepentingan masyarakat,” tutur Amithya.

Terakhir, penyampaian dari Wagub Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya. Dia menyebutkan, pentingnya peningkatan kolaborasi dan sinergi. Mewujudkan program pembangunan antara Pemkot Malang dan Pemprov Jatim maupun Pemerintah Pusat.

“Pada kesempatan yang baik ini, kami perlu menyampaikan arahan Bu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Menyangkut 12 poin, salah satunya adalah program makan bergizi gratis, pembangunan satu juta rumah murah, ketahanan dan kedaulatan pangan dan hal lainnya,” ucap Wagub Emil di DPRD. (Iwan/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button