Bawaslu MOU dengan Pemantau dan Organisasi Mahasiswa


57

Reporter: Nursalam

TUBAN, SUARADATA.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tuban menandatangani kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemantau dan organisasi mahasiswa, Senin (10/11).

Dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 acara berlangsung di Hotel Green garden Tuban. Diikuti 4 Pemantau dan 5 Organisasi Mahasiswa yaitu JPPR, KIPP, Forsis, LPKAN, PMII, HMI, IMM, LMND, dan GMNI.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Tuban Muhammad Arifin menjelaskan, MoU ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengawasan Partisipatif yang merupakan program dari Bawaslu. Dengan mengajak elemen organisasi atau masyarakat secara bersama mengawasi jalannya tahapan pemilihan.

“MoU dilaksanakan bersama 4 Pemantau dan 5 Organisasi mahasiswa,” jelasnya.

Selain MoU, Bawaslu juga melaksanakan sosialisasi pengawasan partisipatif untuk membekali para pemantau dalam melaksanakan tugasnya. Selain itu,
mengajak seluruh komponen yang terlibat dalam pemantauan dan pengawasan untuk mentaati protokol kesehatan. Sebab, pelaksanaan pilkada di masa pandemi Covid-19 memang diperioritaskan mematuhi prokes.

“Bagi seluruh komponen yang terlibat dalam pemantauan dan pengawasan. Kami himbau untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua GMNI Tuban Khusnun Ni’am menyampaikan, apresiasi kepada Bawaslu Tuban. Dengan adanya MoU ini membuat para organisasi Mahasiswa lebih percaya diri dalam melaksanakan pengawasan partisipatif. Selain itu, dengan adanya sosialisasi juga dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam melaksanakan pengawasan partisipatif.

“Kegiatan ini membuat kami semakin yakin dalam mengawal pilkada Tuban 2020,” ungkapnya.

Hal Senada juga disampaikan Wawan Purwadi, dari JPPR Tuban yang juga mengapresiasi kegiatan ini. Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang dapat menambah wawasan dan pemantapan bagi para pemantau dalam melaksanakan tugasnya. Selain itu, para pemantau bisa saling sharing dalam mengawal jalannya demokrasi pilkada Tuban tahun 2020.

“Bekal pemantau sangat diperlukan dan salah satunya dengan adanya sosialisasi pengawasan seperti ini,” paparnya.

Diketahui, sosialisasi dihadiri oleh seluruh ketua organisasi pemantau dan Organisasi Mahasiswa, dengan menghadirkan Narasumber Ketua DPD GMNI jatim Nabrisi Rohid dan Sekertaris JPPR Jawa Timur Rudi Wibowo.(Sal/And/Red) 


Like it? Share with your friends!

57

What's Your Reaction?

hate hate
700
hate
confused confused
300
confused
fail fail
1000
fail
fun fun
900
fun
geeky geeky
800
geeky
love love
500
love
lol lol
600
lol
omg omg
300
omg
win win
1000
win
Suara Data Network
assalamualaikum

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *