Kesehatan dan Olahraga

Wali Kota Malang Paparkan Kota Sehat 2025 pada Level Nasional

Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM didampingi Sekda Erik Setyo S dan Asisten 1 bidang pemerintahan, Ida Ayu M.W, saat menyampaikan paparan terkait KKS pada level nasional secara daring dari NCC Balai Kota Malang, Senin (11/8/2025). (foto : Istimewa).

MALANG, SUARADATA.com-Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM dihadapan tim verifikator level nasional secara daring (online) memaparkan capaian dan inovasi Pemkot dalam mewujudkan Kota Sehat. Kegiatan tersebut berlangsung di Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang, Senin (11/8/2025).

Dalam pemaparannya, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengulas tentang sembilan tatanan saling terintegrasi. Tidak berdasarkan kesehatan fisik pada masyarakatnya semata, melainkan kesehatan secara menyeluruh.

“Meliputi kesehatan lingkungannya, kualitas udaranya, ruang terbuka hijau (RTH) yang kita miliki saat ini. Kondisi pasarnya, serta fasilitas kesehatan yang kita berikan. Hal ini, menjadi komitmen kita bersama mewujudkan kota sehat, aman, nyaman serta bersih,” terang dia.

Dijelaskan kembali, pihaknya berkeinginan dengan komitmen membangun Kota Malang yang bersih, sehat, aman dan nyaman secara berkelanjutan. Sesuai visi pembangunan 2025-2029, diarahkan pembangunan lingkungan perkotaan yang indah, kolaboratif, berkelanjutan, dan lestari serta sejalan dengan tatanan Kota Sehat.

“Kita selaraskan dengan Dasa Bhakti Unggulan kita, semisal Ngalam Tahes, Ngalam Seger, Ngalam Rijik dan Ngalam lainnya. Kami berkeyakinan Kota Sehat dengan Ngalam yang dimilikinya, selaras saling support dan berkolaborasi. Selain dari itu, tentunya kami juga totalitas mewujudkan Kota Sehat dengan dukungan lainnya,” jelasnya.

Orang nomor satu di Pemkot Malang ini menyebutkan bentuk dukungan lainnya. Diantaranya, menguatkan pengadaan sarana prasarana sekaligus SDM kesehatan yang memadai dan berkualitas. Contohnya, fasilitas pelayanan kesehatan di lima wilayah kecamatan.

“Kita memiliki 11.816 SDM bidang kesehatan, mereka tersebar merata di berbagai puskesmas atau tempat lainnya di Kota Malang. Kami pun telah mengalokasikan anggaran besar, untuk memenuhi kebutuhan atau fungsi kesehatan yakni lebih dari Rp 440 miliar atau sekitar 20,73 persen. Itu di luar gaji ASN,” bebernya.

Dia pun memaparkan capaian indikator mampu menunjukkan tren positif. Salah satunya mencakup Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2024 mencapai 84,68. Pastinya capaian itu tertinggi kedua di Jawa Timur dan angka kemiskinan 3,91 persen terendah kedua di Jatim.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama semua OPD yang hadir menyimak pengarahan dari tim assessment Kementerian Kesehatan RI soal KKS secara daring dari NCC Balai Kota Malang. (foto : istimewa)

Angka Harapan Hidup terus meningkat pada angka 75,54 tahun. Cakupan Universal Health Coverage (UHC) tercapai 95,04 persen warga terdaftar sebagai peserta aktif di JKN. Prevelansi stunting mengalami penurunan, berdasarkan laporan Bulan Timbang dan pada angka 8 persen pada 2024 kemarin.

“Segi aspek lingkungan, kualitas udara di Kota Malang. Terus membaik dengan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), kita kantongi dengan kategori baik selama empat tahun terakhir ini. Demikian halnya, kami juga sukses dengan Piala Adipura 2023 kategori Kota Besar,” paparnya.

Masih dikatakan Wahyu, kawasan kumuh perkotaan di Kota Malang terus banyak berkurang. Dari angka 608,6 Ha pada 2015 silam, tinggal 27,2 Ha pada 2024 kemarin. Termasuk program pengelolaan sampah terpadu dari hulu ke hilir, dikelola 98 persen. Termasuk sampah dari rumah tangga ditekan hingga 28 persen.

“Semuanya yang kami capai dalam pelaksanaannya, tidak lepas dari kolaborasi secara Hexahelix. Antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, media, dan pihak penegak hukum. Menjadi kunci keberhasilan kami dalam mengimplementasikan tatanan Kota Sehat,” ucapnya.

Terakhir, inovasi seperti senam “Tahes Mbois”. Yang digelar setiap hari Jumat, disertai cek kesehatan gratis. Program rumah layak huni, hingga penguatan sport tourism dan beragam program lainnya. Digagas untuk mendorong semangat dan peningkatan hidup masyarakat lebih berkualitas.

“Kami siap mempertahankan dan meningkatkan capaian selama ini, melalui kerjasama dengan semua pihak. Demi tercapainya predikat Swasti Saba Wistara, serta mewujudkan Kota Malang yang Mbois dan Berkelas,” pungkasnya.(Diskominfo/Iwan/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button