76 Ular Hasil Evakuasi dari Rumah Warga Diserahkan ke BKSDA, Damkar Tuban: Jumlah Tangkapan Terbanyak dalam 3 Bulan Terakhir
TUBAN, SUARADATA.com-Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tuban menyerahkan sebanyak 76 ekor ular sanca hasil evakuasi dari permukiman warga kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur.
Kegiatan ini untuk penanganan lanjutan sesuai prosedur konservasi satwa liar, Kamis (24/7/2025).
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Tuban, Sutaji menjelaskan, jumlah ular yang diserahkan tersebut merupakan akumulasi dari hasil penangkapan selama hampir tiga setengah bulan terakhir. Total yang ada sebagian besar berasal dari laporan warga yang menemukan ular masuk ke rumah atau lingkungan sekitarnya.
“Alhamdulillah hari ini teman-teman dari BKSDA Jawa Timur datang langsung ke pos Damkar. Kami serahkan 76 ekor ular piton yang berhasil kami tangkap. Ini jumlah yang terbanyak dalam periode ini. Bahkan, dalam triwulan pertama, Januari sampai Maret saja ada sekitar 50 ekor,” ungkap Sutaji.
Sementara itu, Basyori, Polhut Ahli Muda BKSDA Wilayah I menyampaikan, semua ular akan dibawa ke kandang transit milik BKSDA Provinsi Jawa Timur untuk dilakukan perawatan serta assessment lebih lanjut. Dari hasil penilaian tersebut akan ditentukan apakah ular akan dilepas liarkan, ditaruh di penangkaran atau bentuk penanganan lainnya.
“Kami memiliki fasilitas kandang transit di kantor BKSDA Provinsi Jawa Timur. Semua ular akan kami bawa ke sana. Setelah dicek kesehatannya dan dilakukan pengukuran serta pengamatan, baru bisa diputuskan tindakan selanjutnya,” jelas Basyori.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, puncak laporan ular biasanya terjadi pada musim penghujan. Terlebih, saat habitat ular terganggu dan mereka mencari tempat yang lebih hangat atau kering, termasuk masuk ke rumah warga. Namun memasuki musim kemarau ini jumlah laporan diperkirakan akan menurun.
BKSDA juga mencatat bahwa Damkar Tuban termasuk wilayah dengan penyerahan ular terbanyak. Jika dibandingkan dengan wilayah lain seperti Madiun yang rata-rata hanya menyerahkan 40–50 ekor per musim.
“Kalau Damkar Madiun juga aktif menyerahkan, tapi belum sebanyak dari Tuban. Ini menunjukkan peran aktif masyarakat dan petugas di Tuban sangat besar dalam menjaga keselamatan dan konservasi,” pungkasnya.
Salah satu lokasi pelepasliaran ular hasil evakuasi yang memenuhi syarat adalah di kawasan Cagar Alam Pulau Nusa Barong, Kabupaten Jember. Lokasi ini merupakan salah satu habitat alami ular sanca di Jawa Timur.(Sal/And/Red)