Kilas Peristiwa

Dua Hari Hilang, Nelayan Tuban Diduga Tercebur dan Tenggelam di Tengah Laut

TUBAN, SUARADATA.com-Seorang nelayan asal Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, bernama Tasrif (57), sudah dua hari belum kembali setelah melaut seorang diri pada Rabu (19/11/2025).

Perahu korban ditemukan dalam kondisi kosong dan terombang-ambing di tengah laut. Memunculkan dugaan kuat bahwa ia tercebur dan tenggelam saat mencari ikan.

Peristiwa ini bermula ketika Tasrif berangkat melaut sekitar pukul 04.15 WIB menggunakan perahu kecil. Seperti biasanya, ia dijadwalkan kembali ke rumah sekitar pukul 11.00 WIB. Namun hingga lewat tengah hari, tak ada tanda-tanda kepulangannya. Keluarga yang cemas kemudian meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian.

Seorang nelayan lainnya memutuskan menyusul ke titik lokasi tempat Tasrif biasa menjaring ikan. Sekitar pukul 15.00 WIB, perahu korban ditemukan dalam keadaan tanpa awak di tengah laut. Perahu itu kemudian ditarik ke pesisir dan tiba di darat pada pukul 17.00 WIB.

Keluarga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jenu, kemudian diteruskan dengan koordinasi lintas instansi seperti Satpolairud Polres Tuban, Basarnas, BPBD, serta berbagai potensi SAR lainnya.

Menurut Kasat Polairud Polres Tuban, AKP Dean Tommy Rimbawa, korban berangkat melaut seperti biasa sekitar pukul 04.15 WIB, setelah salat Subuh, menggunakan perahu kecil seorang diri.

“Biasanya korban sudah pulang sekitar pukul 11.00 WIB. Tapi hingga siang menjelang sore, ia tidak kunjung kembali sehingga dilakukan pencarian oleh warga dan pihak kepolisian,” jelasnya.

Upaya pencarian semakin intensif setelah pada pukul 15.00 WIB, perahu milik Tasrip ditemukan oleh nelayan lain di perairan sekitar 7 mil dari garis pantai Desa Socorejo. Perahu tersebut kemudian ditarik ke daratan untuk diperiksa dan dipastikan kondisi terakhir sebelum korban hilang.

“Perahu tersebut kemudian ditarik ke daratan untuk diperiksa dan dipastikan kondisi terakhir sebelum korban hilang,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Tim SAR Gabungan, Nanang Pujo Prasetiyo, mengatakan bahwa pencarian kini memasuki hari kedua. Sebanyak 40 personel dikerahkan dari berbagai unsur, meliputi TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Satpolairud dan relawan MTA.

“Hari ini kami fokus melakukan pencarian di radius kurang lebih 5 mil dari bibir pantai, sesuai informasi lokasi aktivitas korban sebelum hilang,” tambahnya.

Untuk mendukung operasi ini, Tim SAR mengerahkan tiga perahu karet yang menyisir area laut dengan pola pencarian melingkar dan memperluas jangkauan sesuai arah arus dan angin.

“Sesuai ketentuan, pencarian terhadap korban kecelakaan laut akan dilakukan maksimal selama tujuh hari,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban Tasrip masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan terus melanjutkan upaya pencarian dibantu nelayan dan masyarakat setempat.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button