Kilas Peristiwa

Kasus Dugaan Pengeroyokan Jadi Atensi, Polresta Tuban Kejar Pelaku

Tangkapan Layar Dugaan Aksi kekerasan di Tuban.

TUBAN, SUARADATA.com-Polresta Tuban memastikan penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang menjadi perhatian publik masih terus berjalan.

Di tengah beredarnya berbagai informasi di media sosial, kepolisian menegaskan penyelidikan belum berhenti dan tim Satreskrim masih memburu para pelaku yang diduga terlibat.

Kasi Humas Polresta Tuban, Iptu Mokhamad Iksan, mengatakan penyidik saat ini terus mengintensifkan proses penyelidikan melalui pengumpulan alat bukti, pemeriksaan sejumlah saksi, serta pengejaran terhadap para terduga pelaku.

“Penanganan perkara ini masih terus berjalan. Saat ini anggota Satreskrim masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku sekaligus melengkapi dan mengumpulkan barang bukti untuk memperkuat proses hukum,” ujar Iptu Mokhamad Iksan, Senin (20/7/2026).

Ia menegaskan, Polresta Tuban berkomitmen menuntaskan perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kepolisian memastikan seluruh rangkaian penyelidikan dilakukan secara profesional hingga para pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai hukum.

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus juga membutuhkan dukungan masyarakat. Karena itu, warga yang mengetahui informasi mengenai keberadaan maupun identitas para pelaku diminta segera melaporkannya kepada Polresta Tuban atau kantor kepolisian terdekat.

“Setiap informasi yang diberikan akan sangat membantu proses penyelidikan,” tambahnya.

Di sisi lain, Polresta Tuban mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Kepolisian meminta masyarakat mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat yang sedang bekerja.

“Dengan dukungan masyarakat, diharapkan para pelaku dapat segera diamankan sehingga proses hukum dapat berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh pihak,” pungkasnya.

Untuk diketahui, peristiwa dugaan pengeroyokan itu terjadi pada Minggu, 19 Juli 2026 dini hari itu setelah rekaman amatir beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah orang terlibat kericuhan dan aksi kekerasan di jalanan.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button