KIT Genjot Pembangunan IPAL Modern, Kapasitas Naik Jadi 800 meter Kubik Per Hari
TUBAN, SUARADAT.com-PT Kawasan Industri Tuban (KIT) terus menunjukkan progres pesat dalam pengembangan infrastruktur.
Kali ini Kawasan Industri yang berada di Jalur Pantura Tuban, tepatnya di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) berkapasitas besar sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan.
Diketahui lahan pengolahan IPAL seluas kurang lebih 2.000 meter persegi tengah mengalami peningkatan kapasitas updating. Yaitu pengelolaan limbah dari 150 meter kubik per hari menjadi 800 meter kubik per hari. Proyek ini dikerjakan oleh PT Kalam Leverage Mulia sebagai kontraktor IPAL, STP, WWTP, WTP, sekaligus supplier chemical.
“Bulan ini masih pengerjaan sipil. Bulan depan mulai pemasangan instalasi mekanikal di mesin-mesin, dan target kami selesai akhir September 2025,” ujar Manajer PT Kalam Leverage Mulia, Ahmad Mujib, Rabu (13/8/2025).
Menurutnya, peningkatan kapasitas ini dikerjakan sejak awal Juli 2025, sesuai target KIT yang menetapkan masa pengerjaan hanya tiga bulan.
“Proses pengerjaannya sudah kami kerjakan awal Juli kemarin, dan target kami akhir September sudah selesai,” tambahnya.
Langkah ini diharapkan mampu memastikan seluruh limbah dari kawasan industri diolah terlebih dahulu sebelum dibuang, sehingga aman bagi lingkungan. Hal ini, bagian dari upaya KIT mewujudkan kawasan industri yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, sejalan dengan standar pengelolaan limbah yang berlaku.
“Dengan pembangunan IPAL ini, KIT menunjukkan komitmen terhadap lingkungan. Limbah akan diolah sesuai peraturan Dinas Lingkungan Hidup, sehingga tidak mencemari lingkungan,” pungkasnya.(Sal/And/Red)