Kilas Peristiwa

Nelayan Tuban Diduga Jatuh ke Laut di Perairan Brondong, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian.

TUBAN, SUARADATA.com-Seorang nelayan asal Kabupaten Tuban dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut saat melaut di perairan utara Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Rabu (10/6/2026). Hingga Kamis, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Korban diketahui bernama M. Sholikin Aufal (44), warga Desa Bulu Jowo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Ia merupakan anak buah kapal (ABK) KM Gunung Baru yang berangkat melaut bersama 26 ABK lainnya dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Bulu, Kecamatan Bancar.

Kasatpol Airud Tuban, AKP Dean Tommy Rimbawan mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal berangkat sekitar pukul 10.00 WIB menuju perairan Laut Gresik untuk mencari ikan. Pada sekitar pukul 14.00 WIB, korban masih terlihat berada di atas kapal bersama ABK lainnya. Namun, saat dilakukan pengecekan sekitar pukul 18.00 WIB, Solikin sudah tidak berada di atas kapal.

“Awak kapal menduga korban terjatuh ke laut di wilayah perairan utara Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan,” ungkapnya.

Mengetahui korban hilang, seluruh ABK langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya korban. Sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Nakhoda KM Gunung Baru, Safii, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Maftukan selaku pemilik kapal untuk diteruskan kepada pihak berwenang.

“Hingga kini, KM Gunung Baru bersama seluruh awak kapal masih berada di sekitar lokasi kejadian untuk membantu pencarian korban,” tambahnya.

Sementara itu, koordinasi lintas instansi langsung dilakukan dengan melibatkan Basarnas, BPBD Kabupaten Tuban, Pos TNI AL Tuban, Satpolairud BKO Polda Jawa Timur, serta Satpolairud Polres Lamongan.

“Hasil pemetaan menunjukkan lokasi kejadian berada di perairan Laut Utara Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan,” terangnya.

Selain itu, informasi mengenai hilangnya nelayan tersebut juga telah disebarluaskan kepada jaringan komunitas nelayan di Kabupaten Tuban, Lamongan, dan Gresik guna memperluas jangkauan pencarian.

“Tim SAR gabungan hingga saat ini terus menyisir area perairan Brondong dengan harapan korban segera ditemukan. Kondisi cuaca dan arus laut menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam proses pencarian,” pungkasnya.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button