Kilas Peristiwa

Operasi Patuh Semeru 2025 Resmi Dimulai, Polres Tuban Fokus Bangun Budaya Tertib Lalu Lintas

Polres Tuban saat Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2025 di Mapolres Tuban.

TUBAN, SUARADATA.com-Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan, Polres Tuban resmi menggelar Apel Operasi Patuh Semeru 2025, Senin (14/7/2025).

Operasi Patuh Semeru 2025 berlangsung selama 14 hari kedepan. Mulai 14 hingga 27 Juli 2025 dengan melibatkan 73 personel dari Polres Tuban dan dibantu berbagai instansi terkait.

Operasi ketupat Semeru ini ada beberapa jenis pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan. Meliputi, penggunaan helm tidak standar SNI, melawan arus lalu lintas, menggunakan handphone saat berkendara dan tidak mengenakan sabuk pengaman.

Kemudian Berkendara di bawah umur, menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, berboncengan lebih dari satu orang serta berkendara dalam pengaruh alkohol
dan berkendara melebihi batas kecepatan.

Dalam amanat yang dibacakan Kapolres Tuban mewakili Kapolda Jatim, disebutkan bahwa meski angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur menurun secara signifikan pada triwulan I dan II tahun 2025, tapi pelanggaran justru mengalami peningkatan.

“Rendahnya kesadaran pengguna jalan menjadi penyumbang utama meningkatnya pelanggaran. Sehingga. perlu dilakukan penindakan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” kata Kapolres Tuban,
AKBP William Cornelis Tanasale dalam sambutannya.

Lanjutnya, Operasi Patuh Semeru 2025 akan melibatkan 73 personel dari Polres Tuban yang dibantu berbagai instansi terkait. Fokus kegiatan terdiri dari 25% preventif, 25% preventif, dan 50% represif.

“Tujuan ini untuk membangun budaya tertib berlalulintas ditengah masyarakat dengan mengutamakan kegiatan edukatif, persuasif dan humanis. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu Kapolres mengimbau, kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Tuban agar selalu mematuhi semua peraturan berlalu lintas. Terlebih, dalam mengemudi maupun terkait rambu dan markah jalan.

“Jika ada pelanggaran pasti akan ada penindakan, tentunya akan kami lakukan dengan humanis,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi adanya pelanggaran maupun terjadinya kecelakaan lalu lintas. Karena pada umumnya kecelakaan diawali dengan pelanggaran-pelanggaran kecil.

“Kami tegaskan, jika ada pelanggaran tentu akan ada penindakan. Namun, akan kami lakukan dengan cara yang edukatif dan humanis,” pungkasnya.

Diketahui, apel gelar pasukan ini diikuti oleh unsur gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta berbagai instansi terkait lainnya.

Operasi Patuh Semeru tahun ini mengangkat tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”, sebagai bentuk komitmen dalam membangun kesadaran berkendara yang aman dan berbudaya di tengah masyarakat.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button