Kilas Peristiwa

Pandai Besi di Tuban Kebanjiran Order Jelang Idul Adha

Para pandai besi saat mengerjakan pesanan pisau.

TUBAN, SUARADATA.com-Menjelang Idul Adha pandai besi di Kabupaten Tuban mulai banyak menerima pesanan pisau daging dan golok sembelih.

Salah satu bengkel pandai besi Tuban yang mulai banyak mendapat pesanan adalah bengkel milik Kadis (55) yang ada di Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek.

Kadis mengakui pesanan terbanyak adalah pisau dan golok yang akan digunakan untuk mengolah hewan kurban sewaktu Idul Adha besok.

“Alhamdulillah sudah mulai banyak yang pesan alat sembelih, terutama golok dan pisau, katanya yang pesan sih buat Hari Raya Kurban besok. Hampir tiap hari mengerjakan pesanan dari konsumen,” ungkapnya, Selasa (20/5/2025).

Pria berusia 55 tahun ini harus kerja ekstra menyelesaikan pesanan yang terus berdatangan sepanjang hari. Jika biasanya Kadis membuat sabit dan cangkul untuk kebutuhan para petani, kini ia lebih banyak mengerjakan pisau dan golok untuk kebutuhan idul kurban.

“Kalau biasanya paling ya buat sabit dan cangkul, tapi sekarang saya mengerjakan golok dan pisau karena banyak pesanan jelang idul Adha,” ujarnya.

Dalam sehari, tambah Kadis, dia bisa membakar mengerjakan 20-25 pisau. Padahal hari-hari biasa yang dia buat kebanyakan sabit dan cangkul sebagai alat pertanian.

“Untuk pembuatan pisau atau golok sembelihan memang prosesnya agak rumit karena harus bisa dipastikan benar-benar tajam,” ungkapnya.

Harga murah dan kualitas pisau yang bagus membuat para pelanggan tetap setia menggunakan pisau buatan Kadis .Bahan yang digunakan untuk membuat pisau dari besi pilihan dengan proses penempaan tradisional.

“Karena masih menggunakan cara-cara penempaan tradisional, pisau dan golok ini berbeda dari buatan pabrikan,” jelasnya.

Sementara harga pisau dan golok hasil bengkel Kadis memang bisa dibilang murah dan bervariasi tergantung jenis dan ukurannya. Harga yang ia patok mulai dari Rp 20 hingga 100 ribu rupiah.

“Agar pesanan tepat waktu, saya sudah mempersiapkan bahannya jauh-jauh hari sehingga saat ini hanya tinggal mengerjakan tahap akhir saja,” akunya.

Selain membuat pesanan, Bengkel tradisional ini juga kebanjiran order untuk menajamkan pisa untuk idul Adha.

Salah seorang pelanggan Kadis yang bernama Sukardi (65) dari Desa Karangasem, Kecamatan Jenu Tuban mengaku sengaja pesan golok sembelihan untuk Idul Adha di bengkel pandai besi milik Kadis. Sebab proses pembuatannya secara tradisional bisa dipastikan ketajamannya.

“Dulu pernah pesan di sini, makanya kembali lagi karena sudah tahu ketajaman garapannya dan harganya juga terjangkau,” pungkasnya.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button