Ribuan Pelanggar Terjaring Operasi Patuh Semeru 2025 di Tuban, Satlantas Tegas Demi Tekan Kecelakaan
TUBAN, SUARADATA.com-Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar selama 14 hari oleh Satlantas Polres Tuban menjaring lebih dari 10 ribu pelanggar lalu lintas.
Dalam data resmi, sebanyak 3.158 pelanggar dikenai tilang manual dan 6.956 lainnya mendapat teguran. Serta 1.585 pelanggaran terekam kamera ETLE mobile.
“Fokus utama operasi ini adalah penertiban dan penegakan hukum untuk menurunkan angka kecelakaan,” kata Kanit Turjawali Ipda Rizky Dwi, ewakili Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Imam Reza, Senin (28/7/2025).
Lanjutnya, ada 13 jenis pelanggaran prioritas yang jadi sasaran. Seperti penggunaan HP saat berkendara, melawan arus, pengendara di bawah umur dan knalpot brong.
“Banyak kecelakaan bermula dari pelanggaran kecil, seperti tidak pakai helm atau tidak bawa surat kendaraan,” tegas Rizky.
Meski ada penindakan, Satlantas juga menyisipkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas.
“Kami harap warga lebih peduli keselamatan. Tertib di jalan bukan cuma untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain,” tambahnya.
Dalam hal ini, Satlantas Polres Tuban, menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melengkapi surat kendaraan, mematuhi rambu, dan berhati-hati saat berkendara.
“Penindakan akan terus berlanjut dalam kegiatan kepolisian berikutnya. Mari patuhi aturan demi keselamatan kita bersama,” pungkas Rizky.
Diketahui, Operasi Patuh Semeru merupakan agenda rutin tahunan yang digelar serentak oleh kepolisian di seluruh wilayah Jawa Timur, sebagai bagian dari komitmen meningkatkan budaya tertib berlalu lintas.(Sal/And/Red)