Sepi Pendonor Saat Wabah Corona, Stok Darah di PMI Tuban Menipis

TUBAN, SUARADATA.com-Dampak pandemi virus Corona atau covid-19, membuat stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI kabupaten Tuban menipis. Hal tersebut lantaran menurunnya jumlah pendonor hingga 50 persen, pada Senin, (30/3/2020).

“Semenjak menyebarnya virus Corona di Indonesia, jumlah pendonor menurun hingga 50 persen dibanding saat sebelum mewabahnya Covid-19,” jelas

Kabid Pencari, Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Tuban, Agus Hardjunadi mengatakan, penurunan tersebut dikarenakan jumlah pendonor yang biasanya perharinya ada 15 orang , namun sekarang paling banyak hanya 5 orang pendonor.

“Sekarang perharinya paling banyak hanya 5 orang,” ujarnya.

Disisi lain, untuk memenuhi stok darah, UTD PMI Tuban berinisiatif menghubungi para pendonor yang rutin melakukan donor darah setiap 3 bulan sekali melalui via telpon. Hal tersebut dilakukan guna mengingatkan para pendonor agar mendonorkan darahnya. Mengingat kebutuhan darah per bulan mencapai 800 sampai 900 kantong.

“Kami selalu mengingatkan para pendonor lewat telepon, dengan mengacu daftar nama masyarakat yang sering melakukan donor,” tuturnya.

Lebih lanjutan Agus menjelaskan, cara tersebut dilakukan, sebab program penggalangan darah melalui kelompok atau komunitas tertentu banyak yang dibatalkan.

“Meski stok menipis, Alhamdulillah kita masih bisa memenuhi kebutuhan darah. Kami berharap, ditengah¬†pandemi Corona atau Covid-19¬†masyarakat yang sehat tetap bisa melakukan donor darah. Sehingga kebutuhan darah di Tuban bisa tercukupi dengan baik,” tutupnya.(Sal/Gun/Red)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top