Upayakan Penghijauan, PT. UTSG Pabrik Tuban Launching PRANARAKSA
Reporter : Royvi Novriansyah
TUBAN, SUARADATA.com – PT. United Tractors Semen Gresik (PT. UTSG) Pabrik Tuban yang merupakan Anak Perusahaan (SIG dan United Tractors) yang bergerak di bidang jasa penambangan melalui program Pranaraksa melakukan kegiatan penanaman pohon buah asli Nusantara yang sudah mulai langka.
Sebanyak 120 pohon buah dari 24 varietas ditanam dihalaman depan kantor PT. UTSG jalan raya Kerek, Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Yang secara langsung dilakukan oleh Direktur PT. UTSG Budi Wahyudarsono C beserta jajaran, perwakilan dari SIG, juga didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tuban, Bambang Irawan.
Sementara itu, dalam sambutannya SHE, CSR, Sec. & Communication Dept. Head PT. UTSG Budi Banyuarsyah membeberkan, tujuan kegiatan Pranaraksa di lahan Perusahaan merupakan usaha penghijauan untuk mengurangi dampak deforestasi atau penggundulan hutan yang semakin parah.
“Di Indonesia sendiri tercatat sebesar 2,8 juta hektar hutan telah dirusak setiap tahunnya,” bebernya.
Sementara itu, Wiwit Dwi Widyatmoko selaku HC & Legal Division Head PT. UTSG merasa bersyukur atas terselenggaranya kegiatan penanaman pohon buah yang sudah langka tersebut, serta mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah mendukung.
“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang sudah mendukung dan terlibat dalam program ini, terima kasih Astra, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang sudah menyiapkan bibit pohon buah langka buat kami, SIG, AHEMCE serta DLH Tuban,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa Pranaraksa ini merupakan program jangka panjang bagi Perusahaan yang akan dilanjutkan dengan program Nursery (Pembibitan) dan akan dikembangkan lebih masif lagi dan tentunya tetap bekerja sama dengan pihak-pihak yang terkait.
“Kedepannya tempat penanaman ini diharapkan akan menjadi percontohan dan tempat edukasi bagi masyarakat sekitar maupun pelajar,” imbuhnya.
Di sela kagiatan Direktur PT. UTSG, Budi Wahyudarsono C menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari UTSG Trees dimana Perusahaan mencoba untuk mengenalkan kembali buah-buahan yang asli berasal dari Nusantara.
“Ini merupakan warisan perusahaan buat anak cucu kita, sehingga nantinya mereka tidak akan merasa asing dengan buah-buahan asli dari Negeri sendiri,” terangnya.
Selanjutnya beliau menerangkan, ini merupakan sebuah langkah kecil Perusahaan untuk memprakarsai upaya mengkonservasikan tanaman-tanaman buah yang langka agar dapat berkesinambungan buat masa yang akan datang.
“Kami berharap, apa yang dilakukan hari ini tidak berhenti dilingkup yang kecil saja dan dapat bekerjasama dengan perusahaan lainnya maupun dengan Pemerintah setempat sehingga bisa menjadi skala nasional,” imbuhnya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tuban, Bambang Irawan memberikan apresiasi kepada kegiatan penanaman pohon buah langka yang dilakukan oleh PT. UTSG Pabrik Tuban.
“Saya bersyukur masih ada yang ingat dengan kelestarian bumi,” ucapnya.
Bambang Irawan berharap, UTSG bersama SI Tuban dapat melestarikan seluruh lahan bekas tambang dengan menanam pohon langka yang cocok ditanam di Kabupaten Tuban.
“Hal ini sejalan dengan program Bupati Tuban yang ingin melestarikan tanaman buah,” sebutnya.
Pada kesempatan tersebut Bambang Irawan berpesan, agar Perusahaan dapat memilih tanaman yang bisa menghasilkan ekonomi kepada masyarakat yang ikut menanam, dan yang untuk Konservasi Lingkungan agar tidak terjadi banjir akibat penggundulan hutan secara terus menerus.
“Yang paling penting hutan kita harus semakin lestari,” pungkasnya.(Roy/Ru/Red)