Pendidikan

KPID Jatim dan IAINU Tuban Jalin Kerja Sama Perkuat Literasi Media di Kalangan Mahasiswa

KPID Jatim menjalin kerja sama dengan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

TUBAN, SUARADATA.com-Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur resmi menjalin kerja sama dengan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam acara bertajuk “Literasi Media: Partisipasi Mahasiswa dalam Pengawasan Isi Siaran”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Hasyim Asy’ari IAINU Tuban dan dihadiri jajaran lengkap komisioner KPID Jatim serta unsur pimpinan kampus.

Acara yang dirangkai dengan kuliah umum itu dihadiri Ketua KPID Jatim Royin Fauziana, Wakil Ketua Khoirul Huda, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran Aan Haryono, Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran Yunus Ali Ghafi, Koordinator Bidang Kelembagaan Rosnindar Prio ER, serta anggota komisioner Malik Setyawan dan Fitratus Sakinah.

Dari pihak kampus, hadir Rektor IAINU Tuban Prof. Dr. Syamsul Huda, jajaran wakil rektor, dosen, dan ratusan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor IAINU Tuban Prof. Dr. Syamsul Huda menyampaikan, apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan serta kerja sama yang terjalin antara KPID Jawa Timur dan IAINU Tuban.

“Syukur alhamdulillah kami bisa dikunjungi langsung oleh seluruh jajaran KPID Jawa Timur, menjadi suatu kehormatan bagi kami,” ungkapnya.

Prof. Syamsul menjelaskan, IAINU Tuban saat ini membuka program studi baru di bidang Informatika dan Sains yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkolaborasi dengan KPID.

Ia menilai, keberadaan prodi tersebut akan memperluas ruang pengembangan literasi digital dan membuka peluang sinergi antara dunia akademik dengan lembaga penyiaran dalam menghadapi tantangan informasi di era modern.

“Gagasan perang ide tanpa batas di media sosial yang luar biasa tentunya harus dilihat secara kacamata kritis. Arus informasi yang deras perlu dijernihkan melalui kegiatan literasi seperti ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen kampus untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut.

“Kami akan menyiapkan SDM yang dibutuhkan. Setelah MoU ini, harapannya ada riset dan pelatihan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua KPID Jawa Timur, Royin Fauziana menyampaikan, kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga penyiaran dan dunia akademik.

“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen literasi media. Kami berharap MoU ini menjadi ruang bersama dalam membangun kesadaran kritis terhadap isi siaran dan ekosistem media yang sehat,” ungkap Royin.

Ia juga menegaskan bahwa di tengah derasnya arus disrupsi digital, kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang berkualitas dan terpercaya.

“IAINU Tuban menjadi mitra yang potensial dalam menggerakkan gerakan literasi media di Jawa Timur,” tambahnya.

Kerja sama antara KPID Jawa Timur dan IAINU Tuban ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat literasi media di kalangan mahasiswa serta mendorong kolaborasi riset dan pengawasan penyiaran yang partisipatif di era digital.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button