Pendidikan

Mahasiswa Unirow Siap Mengabdi di Rembang dan Tuban

Rektor Unirow, Dr. Warli, M.Pd., memimpin apel pelepasan sekaligus menyematkan atribut secara simbolis kepada perwakilan peserta KKN sebagai tanda dimulainya masa pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.

TUBAN, SUARADATA.com-Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.

Sebanyak 660 mahasiswa resmi diberangkatkan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 42 desa dan kelurahan yang tersebar di Kabupaten Tuban dan Rembang, prosesi pemberangkatan digelar khidmat di lapangan upacara kampus Unirow, Senin (21/7/2025).

Rektor Unirow, Dr. Warli, M.Pd., memimpin apel pelepasan sekaligus menyematkan atribut secara simbolis kepada perwakilan peserta KKN sebagai tanda dimulainya masa pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.

“Ini bukan sekadar seremonial. Mahasiswa KKN harus menjaga perilaku, tutur kata, dan sikap. Sikap kalian akan menjadi cerminan dari Unirow. Maka jagalah nama baik almamater di mana pun berada,” pesan Rektor Dr. Warli dalam sambutannya.

Rektor juga menekankan, KKN bukan hanya kewajiban akademik, tapi kesempatan emas untuk menerapkan ilmu secara nyata dan berdampak bagi masyarakat.

“Hadirnya mahasiswa Unirow di desa harus bisa menambah nilai positif, membawa solusi, dan memberi manfaat. Itulah esensi KKN yang sesungguhnya,” tambahnya.

Program KKN tahun ini mengangkat tema “Sinergi Memberi Solusi: Kampus Berdampak untuk Masa Depan”,. Tema ini mencerminkan semangat Unirow untuk menjadi agen perubahan dalam pembangunan masyarakat, terutama di bidang ekonomi, sosial dan lingkungan.

“Tema ini kami pilih sebagai bentuk kontribusi Unirow terhadap gerakan nasional yang menempatkan perguruan tinggi sebagai pusat solusi,” tegas Rektor.

Sejalan dengan hal itu, Ketua Panitia KKN sekaligus Kepala Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unirow, Hendra Suwardana, S.E., M.S.M., mengingatkan para peserta untuk tidak menjadikan KKN sekadar formalitas.

“KKN itu amanah. Jangan sekadar menggugurkan kewajiban. Dampaknya harus dirasakan oleh masyarakat. Dahulukan kerja lapangan yang nyata dan berguna,” ujar pria yang akrab disapa Pak HS ini.

Diketahui, turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pengurus dan pengawas PPLPT-PT PGRI Tuban, para dekan, kaprodi, dosen pembimbing lapangan, mitra dunia kerja dan industri, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan.

Menariknya, tahun ini seluruh mahasiswa KKN Unirow secara resmi didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sebagai bentuk perlindungan sosial.

Program ini diserahkan secara simbolis oleh pihak BPJS melalui Rektor, sebagai komitmen kampus dalam menjaga keselamatan dan keamanan mahasiswa selama menjalankan tugas di lapangan.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button