Pendidikan

Pengukuhan Profesor ke-9 di ITN Malang, Tambah Angka Nasional

Ucapan selamat dari Rektor ITN Malang Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi kepada Prof. Dr. Ir. Sutanto Hidayat usai pengukuhan seraya foto bersama. Foto : Iwan

Reporter : Iwan

MALANG, SUARADATA.com-Prof. Dr. IR. Sutanto Hidayat, M.T telah dikukuhkan sebagai guru besar atau profesor bidang Ilmu Manajemen. Tak hanya itu, ia juga sekaligus ditetapkan sebagai profesor yang ke-9 di ITN Malang, Kamis (3/3/2022).

Rektor ITN Malang, Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, M.S.E.E menegaskan, pengukuhan Prof. Dr. IR. Sutanto Hidayat, M.T dibidang Ilmu Manajemen adalah pengukuhan yang ke-9. Diharapkan, dari 42 dosen yang ada bisa menuju profesor, meski masih ada tiga orang lagi.

“Kami targetkan tiga orang yang berpotensi tersebut selesai pada 2023 dan 2024,” tegas Rektor ITN Prof. Abraham Lomi.

Prof. Lomi menginformasikan, dari jumlah keseluruhan dosen secara nasional sebanyak 232 ribu. Baru tercapai 7.181 orang di 2022, dan ada nilai peningkatannya. Dibanding tahun 2006 silam masih di angka 3050 orang.

“Semestinya, dari angka 232 ribu dosen yang tersebar di kampus seluruh Indonesia. Jumlah profesornya sudah mencapai angka 60 ribu orang,” cetusnya.

Kekurangan itu dicontohkan di kampusnya sendiri. Prof. Lomi menyebutkan, jumlah dosen di ITN Malang sebanyak 189 orang. Idealnya jumlah profesornya adalah 40 persennya atau sekitar 75 orang. Akan tetapi, pihaknya baru memiliki sembilan orang, termasuk Prof. Sutanto dikukuhkan saat ini.

“Kenapa hal itu terjadi, seba proses dan perjuangan mendapatkan gelar profesor memiliki tingkat kesulitan lumayan besar. Dilakukan secara ketat dan selektif sekaligus bertahap hingga di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” bebernya.

“Namun begitu, pihaknya berdoa dan berkeyakinan para dosen muda sudah doktor di ITN, diharapkan bisa mewujudkannya,” imbuhnya.

Usai dikukuhkan, Profesor ITN Malang ke – 9 yakni Prof. Dr. IR. Sutanto Hidayat, M.T. menuturkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada para pihak yang telah mendukungnya. Utamanya pihak civitas akademika ITN Malang bersama keluarga dan rekan-rekannya.

Prof. Sutanto berpesan kepada rekannya (dosen) yang masih muda-muda untuk segera mengikutinya. Keberadaan Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, M.S.E.E dinilai menginspirasi bagi kalangan dosen muda.

“Kami rasakan masih muda, sudah berhasil menyandang gelar profesor,” tuturnya.

Demikian halnya, kepada aparatur pemerintahan di Malang Raya. Teruslah berkarya dan berprestasi dalam membangun infrastruktur di wilayahnya, guna percepatan perekonomian.

“Kami mengapresiasi pembangunan di Malang Raya seperti jalan layang dan jalur lintas. Bentuk mengimbangi sinergitas pusat dan daerah yang sudah terbangun jalan tol di Malang Raya,” imbuhnya.(Iwn/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button