Pendidikan

Wali Kota Malang Fasilitasi SR Seluas 9 Hektare Aset Pemkot

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mendampingi Kepala KSP RI, Letjen TNI (Purn) A.M. Putranto. Ketika meninjau kesiapan gedung Sekolah Rakyat (SR) jenjang SMP, di kawasan Poltekom, Kedungkandang. Sebelum berlangsung pada 7 Juli 2025 nanti, Jumat (19/06/2025). (foto : Iwan Irawan/SUARADATA)

MALANG, SUARADATA.com-Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M, menjelaskan, Pemkot Malang siap menyelenggarakan sekaligus pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Malang, baik itu prasarana atau sarana serta keberadaan calon siswa-siswinya.

“Kami persiapkan secara dukungan penuh, sebelum pelaksanaan tahun ajaran baru SR dimulai pada 7 Juli 2025 mendatang. Kami pun juga menyediakan fasilitasi lahan aset milik Pemkot Malang. Seluas 9 hektare di kawasan Kelurahan Buring, Kedungkandang untuk dijadikan SR Terpadu nantinya,” jelas Wali Kota, Wahyu Hidayat, usai mendampingi Kepala KSP RI, Letjen TNI (Purn). A.M. Putranto, Jumat (20/6/2025).

Dia kembali menjelaskan, kunjungan sekaligus peninjauan dari Kepala KSP RI pastinya mendapatkan input penyempurnaan lebih positif lagi. Pihaknya pun terus berupaya menyempurnakan di daerah sesuai arahan Kepala KSP RI tersebut.

“Kami mengapresiasi sekaligus mendukung penuh keberlangsungan SR di Kota Malang. Kita siap mengawal penuh dan menghantarkan siswa SR. Hingga mendapatkan kesuksesan gemilang menatap masa depannya. Sesuai dengan harapan dari Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Kepala Kantor Staf Kepresidenan RI (KSP RI), Letjen TNI (Purn), A.M. Putranto sangat mengapresiasi atas dukungan yang diberikan Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. Mewujudkan pelaksanaan sekolah rakyat (SR) di daerah.

Hal tersebut disampaikan sewaktu kunjungan kerja ke Kota Malang, Jumat (20/6/2025). Melihat secara langsung sekaligus memastikan kesiapan Pemkot Malang. Persiapan pelaksanaan SR di tahun ajaran baru 2025 – 2026, pada 7 Juli 2025 mendatang.

Usai meninjau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dan gedung SR jenjang SMP di kawasan Kelurahan Tlogowaru, Kedungkandang. Kepala KSP RI, A.M. Putranto mengatakan, pertama pihaknya menyampaikan soal kesiapan infrastruktur dan prasaran maupun sarana sekaligus calon siswa-siswinya.

“Soal kedua, disinggung pada pengelolaan dan penanganan kebutuhan Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sewaktu meninjau SPPG, kami melihat masih ada beberapa catatan perlu diperbaiki atau disempurnakan lebih baik lagi. Tentu agar efektif, higienis dan berkualitas yang dihasilkan dalam prosesnya,” kata Letjen TNI Purn. A.M. Putranto.

Kepala KSP RI, Letjen TNI (Purn). A.M. Putranto bersama didampingi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Mendapatkan penjelasan dari Kepala BKAD, Subkhan. Tentang rencana pembangunan gedung SR Terpadu di lahan seluas 9 hektare, milik aset Pemkot Malang, di kawasan Kelurahan Buring. (foto : Iwan Irawan/SUARADATA)

Dia menambahkan, pihaknya pasca meninjau SPPG dan gedung SR di kawasan Kelurahan Tlogowaru. Selanjutnya, akan meninjau tanah direncanakan pembangunan SR Terpadu yang berdiri di atas lahan aset milik Pemkot Malang.

“Sekitar 9 hektare luasannya, SR mulai SD dan SMP serta SMA/SMK. Akan kita pusatkan di sini, yang tadi bersifat sementara waktu, sambil proses pembangunan SR Terpadu selesai dan siap dipakai. Pembangunannya dilaksanakan oleh Kementerian PU di bawah kendalinya Kemensos RI yang berwenang dan bertanggungjawab,” tambahnya.

Terkait keberadaan SR di daerah, Putranto mengemukakan, program SR ini nantinya bisa memutus mata rantai kemiskinan. Sekaligus mendapatkan pendidikan strata yang sama bagi warga pra sejahtera. Pemenuhan target tahap pertama SR adalah 100 SR di seluruh Indonesia. Satu SR nantinya bisa menampung 1000 murid miskin ekstrem.

“Untuk sementara ini kita prioritaskan bagi warga masyarakat berkategori miskin ekstrem. Baik kondisi putra-putrinya maupun orang tuanya. Segala kebutuhannya siswa-siswi SR, kita penuhi di asrama selama tiga belajar. Diharapkan semua siswa-siswi bisa menyelesaikan pendidikan tiga tahunnya di SR,” ungkapnya.

Dikatakan lagi, untuk keberlangsungan pendidikan dan keseriusan dalam belajarnya. Pemerintah melalui Kemensos RI memfasilitasi seperti ruang laboratorium, cctv, asrama dan bentuk lainnya. Setiap saat Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto meninjau lokasi.

“Kami memastikan siswa-siswi termonitor tengah sibuk belajar. Presiden pun berharap siswa-siswi SR, bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. SD ke smp, dan SMP ke SMA atau SMK berbasis vokasi. Kelak mampu berdaya saing, berketrampilan atau keahlian, menjadi entrepreneur sukses,” pungkasnya.(Iwan/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button