Uncategorized

PPG Unirow Pamerkan Karya Projek Kepemimpinan, Rektor: Jangan Sampai Mundur

Rektor Unirow Dr. Warli, M.Pd saat meninjau kegiatan Gelar Karya Projek Kepemimpinan Mahasiswa.

TUBAN, SUARADATA.com-Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban melalui Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) menyelenggarakan kegiatan Gelar Karya Projek Kepemimpinan Mahasiswa di Aula Lantai 3 Perpustakaan Kampus setempat, Jumat (23/5/2025).

Kegiatan ini diikuti seluruh Mahasiswa PPG Calon Guru (Prajab). Serta diikuti 27 kelompok mahasiswa dari PPG Pendidikan Guru PAUD dan PGSD.

Dalam giat tersebut mereka memamerkan hasil karya kepemimpinan yang telah diimplementasikan di sekolah masing-masing saat menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Dengan mengusung tema “Menginspirasi Perubahan dalam Memimpin Pembelajaran Masa Depan”, acara dibuka langsung oleh Rektor Unirow, Dr. Warli, M.Pd.

Dalam sambutannya, Rektor Unirow menekankan pentingnya komitmen calon guru terhadap tugas pengabdian pasca lulus.

“Saudara akan ditempatkan di sekolah yang membutuhkan. Jangan sampai ada lulusan Unirow yang mengundurkan diri hanya karena lokasi penempatan jauh dari domisili,” tegasnya.

Oleh karena itu, Rektor juga mengingatkan bahwa seluruh biaya pendidikan PPG ditanggung oleh pemerintah. Sehingga, lulusan wajib menunjukkan rasa syukur melalui dedikasi tanpa syarat.

“Seperti yang diketahui bersama jarak antara rumah dengan lokasi penempatan adalah salah satu faktor yang sering menyebabkan peserta mengundurkan diri. Oleh karena itu, peserta PPG juga harus mempunyai rasa syukur atas capaian tersebut,” pesanya.

Sementara itu, Ketua Prodi PPG Unirow, Saeful Mizan, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu syarat kelulusan mahasiswa semester akhir.

“Selain sebagai prasyarat akademik, kegiatan ini bertujuan menguatkan nilai-nilai kepemimpinan mahasiswa dalam konteks nyata,” ujarnya.

Ketua PPLP-PT PGRI Tuban, Sudjarwoto saat meninjau kegiatan Gelar Karya Projek Kepemimpinan Mahasiswa, yang digelar oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Lanjutnya, dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menampilkan berbagai inovasi. Seperti, media pembelajaran berbasis teknologi dan budaya lokal, pemanfaatan limbah sebagai alat ajar, serta produk kreatif dari anak berkebutuhan khusus seperti batik tas ecoprint.

Panitia juga menghadirkan dewan juri untuk menilai karya terbaik dan menyediakan doorprize bagi pengunjung yang hadir di setiap stand

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa bisa menunjukkan karya nyata dalam bidang kepemimpinan,” tegasnya.

Terpisah, salah satu peserta, Siti Nur Aini, menyatakan kesiapannya untuk mengabdi di mana pun kelak ditugaskan.

“Ilmu yang diperoleh harus tetap dijalankan, meskipun jauh dari rumah,” tutupnya.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button