Uncategorized

Verani 25 SMKN 1 Tuban: Semangat Kartini Dihidupkan Lewat Budaya dan Kreativitas Siswa

Kegiatan Verani 2025 SMK Negeri 1 Tuban dengan menampilkan karya seni siswa dalam rangka memperingati Hari Kartini 2025.

TUBAN, SUARADATA.com-Suasana semarak dan penuh semangat memenuhi lapangan upacara SMKN 1 Tuban saat menggelar acara Verani 25, pada Kamis (22/05/2025),

Diketahui Verani 25 adalah sebuah perayaan yang memadukan penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini dengan kreativitas dan kecintaan terhadap budaya lokal yang digagas oleh SMK Negeri 1 Tuban.

Dengan mengangkat tema Nguri-nguri Warisan Kartini Tumpraping Budaya Lan Lebdaning Para Mudha, Verani 25 menjadi panggung inspiratif bagi siswa-siswi SMKN 1 Tuban untuk menyalurkan bakat mereka. Sekaligus menanamkan nilai-nilai perjuangan dan kesetaraan gender yang diperjuangkan Kartini.

“Kegiatan ini dalam rangka meperingati hari kartini, dengan kegiatan VERANI 25, yang bertujuan untuk menggali potensi den bakat para siswa,” kata Kepala SMKN 1 Tuban, Sucipto kepada wartawan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, Verani 25 bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah gerakan edukatif yang bertujuan membentuk karakte. Selain itu, juga menumbuhkan jiwa berkebudayaan pada generasi muda.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan Kartini dan kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari. Dan ini semua merupakan hasil inisiatif dan kreativitas siswa-siswi SMKN 1 Tuban,” ujar Sucipto.

Menurutnya, kegiatan ini mendapat sambutan meriah dari seluruh warga sekolah. Selain menjadi ajang unjuk kreativitas, Verani 25 juga memperlihatkan komitmen SMKN 1 Tuban dalam menerapkan pendidikan karakter berbasis budaya.

“Hari Kartini harus jadi momen refleksi bagi generasi muda agar mereka memahami dan melanjutkan perjuangan Kartini dalam berbagai bidang kehidupan,” tegasnya.

Dewan Guru dan Siswa SMKN 1 Tuban saat berkolaborasi memperagakan tarian diajang kegiatan Verani 25.

Diketahui, dalam kegiatan Verani 25 menampilkan tiga agenda utama yang dirancang langsung oleh para siswa, yaitu, Calon Putra-Putri SMKN 1 Tuban, atau ajang pemilihan duta sekolah yang menonjolkan kepribadian, intelektual, dan prestasi.

Kemudian Ventasi (Vohisone Seni Tari Kreasi), pertunjukan tari-tarian hasil kreativitas siswa sebagai bentuk pelestarian dan ekspresi budaya. Dan yang terakhir yaitu, Aksara (Ajang Kreasi Cerita Rakyat), kompetisi penulisan dan pementasan cerita rakyat yang mengangkat kearifan lokal.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata pendidikan karakter berbasis budaya yang diterapkan di SMKN 1 Tuban,” pungkasnya.(Sal/And/Red)

Suara Data Network

assalamualaikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button